Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Kajian Islam

Memilih Memori

Published 20/08/2019 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

Oleh: Otong Sulaeman

Sepasang suami istri asal Medan itu mempersilakan kami duduk di dua kursi kosong di mejanya. Sambil menyantap hidangan makan malam, kami mengobrol tentang sangat buruknya situasi ketika kami berada di tenda-tenda yang kami tempati selama pelaksanaan ibadah haji, terutama tenda di Mina.

Kondisi tenda di Mina memang bikin ngeri dan mencabik-cabik rasa kemanusiaan siapapun. Konon, akibat adanya tambahan kuota 10.000 jamaah haji, space yang tersedia per jamaah menjadi semakin kecil, menjadi hanya 0,6 m persegi per orang.

Yang saya saksikan untuk maktab kami sendiri, tenda seluas kira-kira 3 x 15 itu (atau malah lebih sempit) dijejali oleh sekitar 90 orang. Jadi, malah space per orangnya sekitar 0,5 m persegi per orang. Sangat sempit. Bahkan beberapa orang tak punya tempat untuk sekedar duduk sekalipun di dalam tenda.

Masalah makin bertambah karena toilet yang disediakan amat-sangat sedikit dibandingkan dengan penggunanya, yaitu sekitar 10 toilet untuk lebih dari 2.000 jamaah. Maka, tak heran jika untuk sekedar buang air, jamaah haji harus mengantri sampai 7-8 orang, dan bisa memakan waktu sejam lebih. Ditambah dengan kualitas makanan, dan juga insiden hujan, banjir, matinya listrik, maka makin lengkaplah penderitaan jamaah haji tahun ini.

Situasi yang sama-sama kami alami ini kami obrolkan di meja makan salah satu sudut food court di Zamzam Tower. Fakta yang kami alami tentu saja sama. Akan tetapi, ketika saya gali persepsi terhadap fakta tersebut, di antara sepasang suami istri itu, masing-masing dari keduanya menyampaikan hal yang berbeda. Salah satunya terus mengeluhkan dan memendam amarah. Sepertinya ia bertekad untuk membawa beban kekecewaan hingga dibawa pulang ke Tanah Air.

Tapi, yang lainnya terlihat sekali berhasil mengecilkan segala macam kesulitan yang dialami dan siap untuk meninggalkan semua titik hitam itu di sini. Ia lebih memilih untuk melihat situasinya dari sisi peta besarnya, yaitu bahwa semua kesulitan itu muncul dalam konteks pelaksanaan ibadah haji, sebuah kesempatan langka dan kenikmatan besar yang didambakan oleh jutaan orang di Indonesia.

Dalam istilah neuro semantic, orang ini secara otentik dan bertanggungjawab memilih ruang pandang, jarak pandang, sudut pandang, sisi pandang, dan titik pandang berbeda dibandingkan dengan pasangannya. Orang ini tidak mengizinkan memori buruk selama di Mina masuk terlalu jauh ke dalam benaknya. Seandainyapun terlanjur masuk, ia berusaha mendesak si memori buruk hingga sesegera mungkin keluar dari benaknya.

Memori manusia adalah ruang yang punya kapasitas terbatas. Tak mungkin kita memasukkan semua memori yang ada ke dalam benak kita. Cara paling efektif di saat kita ingin menolak masuknya memori-memori buruk adalah dengan memenuhi benak kita dengan memori baik. “Sesungguhnya, kebaikan-kebaikan itu akan melenyapkan berbagai keburukan” (Hud: 114)

Jadi, semuanya sangat bergantung kepada kita, jenis memori apa yang kita izinkan untuk masuk dan menetap lama di dalam benak kita.

(Catatan tanggal 19 Agustus 2019)

Baca:
Efek ‘Wow’ Melihat Ka’bah

Jejak-Jejak Makna di Baitul ‘Atiq

Menjadi Setitik Noktah

Bara’ah di Arafah dan The Not-To-Do-List

Qurban, Ibadah di Atas Limpahan Kesyukuran

You Two Were Made for Each Other

Menghamba di Rumah Kebebasan

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Panduan Manasik Haji Masa Pandemi Akan Segara Diterbitkan Kemenag

By Fadel
Internasional

Saudi akan Buka Kembali Ibadah Umrah Secara Bertahap Per 4 Oktober

By Hadi
Timur Tengah

Saudi Nyatakan Tak Ada Kasus Infeksi Covid-19 pada Jemaah Haji

By Muhammad
Internasional

Pesan Haji Ayatullah Khamenei: Dukungan bagi Muslimin Tertindas adalah Prioritas Abadi Kami

By Hadi
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account