Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Kajian Islam

Jejak-Jejak Makna di Baitul ‘Atiq

Published 08/08/2019 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Oleh: Otong Sulaeman

Ka’bah adalah bangunan yang sangat tua. Bahkan, salah satu nama lain Ka’bah adalah Baitul ‘Atiq, yang bermakna “bangunan tua”. Dari riwayat yang pernah saya baca, nama Baitul ‘Atiq memang menunjukkan kepada makna harfiahnya, karena Ka’bah adalah bangunan pertama di muka bumi yang dibuat oleh manusia, yaitu Adam.

Dikisahkan bahwa ketika Adam dan Hawa melanggar perintah Tuhan soal larangan memakan buah Khuldi, keduanya diturunkan ke Bumi di tempat yang berbeda. Adam jatuh di kawasan India, dan Hawa turun di Jeddah. Adam lalu mencari-cari Hawa dalam keadaan hati yang hancur. Dia kehilangan istrinya, dan dia juga menanggung perasaan bersalah karena melanggar perintah Tuhan

Ketika sampai di Mekah, Jibril memberi tahu Adam, bahwa ia harus membangun sebuah rumah Tuhan dan bertawaf di sekeliling bangunan itu. Tawaf itu dilakukan untuk meniru tawafnya para malaikat di rumah Tuhan lain bernama Baitul Ma’mur di langit ketujuh. Maka, setelah bertawaf di sekeliling bangunan itu, Allah memaafkan kesalahan Adam, dan iapun dipertemukan dengan Hawa di Jabal Rahmah.

Berdasarkan riwayat tersebut, usia Ka’bah memang setua usia manusia itu sendiri. Maka, sebagai bangunan tua yang hingga kini masih ada, Ka’bah kemudian merekam banyak sekali peristiwa besar dalam sejarah peradaban manusia. Di tempat inilah Nabi Ismail dan ibunya, Siti Hajar, mementaskan perilaku yang sangat dramatis dan fenomenal. Ada peristiwa Sa’i, melimpahnya air Zamzam, perintah menyembelih anak sendiri, hingga melempar setan pengganggu.

Lalu, di masa kehidupan Rasulullah, banyak sekali momen di sekitar Ka’bah. Ada mukjizat burung-burung Ababil yang meluluhlantakkan pasukan gajah Abrahah. Rasulullah SAW sendiri lahir di sebuah rumah yang berjarak hanya beberapa puluh meter dari Ka’bah. Kemudian, dakwah terang-terangan pertama kali Rasulullah disampaikan di Bukit Safa, di dekat Ka’bah. Dan, penaklukan kota Mekah oleh kaum Muslimin ditandai dengan pembersihan Ka’bah dari unsur-unsur paganisme. Seiring dengan perguliran waktu, makin banyak peristiwa penting yang direkam oleh Ka’bah.

Di tulisan sebelumnya, saya menyatakan bahwa kita masih akan tetap merasakan ketakjuban terhadap bangunan Ka’bah karena persepsi kita tentang Ka’bah selalu dinamis. Di sini, saya tambahkan bahwa bukan hanya persepsi kita yang dinamis, bahkan Ka’bah pun bersifat dinamis. Sebagai penstudi filologi, saya terbiasa memandang naskah dari sebuah manuskrip kuno tidak sebagai benda mati semata. Para arkeolog juga tak akan memandang artefak hanya sebagai hiasan bisu. Benda-benda itu menyimpan cerita dan menorehkan jejak-jejak penuh makna.

Hari ini, ketika saya memandang Ka’bah untuk kesekian kalinya, bangunan itu memberikan kepada saya satu pencerahan lain yang sangat berharga. Saya yakin seyakin-yakinnya, banyak juga orang lain yang mengalami apa yang saya rasakan.

(Catatan tanggal 8 Agustus 2019) 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love2
Cry0
Sad0
Happy0
Angry1
Dead0
Wink1

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Kajian Islam

Hakekat Dzul Qarnain

By Rachel
Kajian Islam

Citra Buruk Yahudi dalam Al-Quran

By Farid
Kajian Islam

Mendekati Tuhan dengan Menjadi Orang yang Berilmu

By Farid
otong sulaiman
Kajian Islam

Falsafah Kematian: Mengenang Gugurnya Soleimani

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account