Pesan Haji Ayatullah Khamenei: Dukungan bagi Muslimin Tertindas adalah Prioritas Abadi Kami

0
108

Teheran,LiputanIslam.com-Kendati tahun ini pelaksanaan ibadah haji tidak berlangsung seperti biasanya, Pemimpin Revolusi Islam Iran, Ayatullah Ali Khamenei, seperti tahun-tahun sebelumnya merilis pesan yang ditujukan kepada Umat Islam sedunia.

Berikut ini adalah beberapa petikan dari pesan haji Ayatullah Khamenei:

“Musim haji, yang biasanya dibarengi dengan kemuliaan, keagungan, dan kemegahan Dunia Islam, tahun ini diiringi oleh duka dan sesal kaum mukminin, serta perasaan gundah para pecinta. Hati-hati (kaum mukmin) turut merasakan keterasingan Ka’bah, dan seruan ‘Labbaik’ ditingkahi air mata dan keluh mereka yang tak bisa melaksanakan haji.”

“Haji adalah sebuah kewajiban tiada tara, ibarat bunga dengan seratus kelopak di tengah kewajiban-kewajiban lain dalam Islam; seolah semua aspek individu dan sosial, bumi dan langit, serta dimensi historis dan universal agama tertuang dalam haji.”

“Dalam haji terdapat spiritualitas, tapi minus keterkucilan dan kesendirian. Ada perkumpulan di dalamnya, tapi tanpa konflik, hujatan, dan kejahatan. Dari satu sisi, haji adalah jalur ruh untuk bermunajat dan mengingat Tuhan dan dari sisi lain, jalur untuk berhubungan dengan sesama manusia.”

“Seorang jemaah haji dengan satu matanya memandang hubungan lamanya dengan sejarah, Ibrahim, Ismail, Hajar; hubungannya dengan Rasulullah saw saat memasuki Masjidil Haram sebagai penakluk, dan kaum mukmin di periode pertama Islam. Sementara dengan matanya yang lain, dia melihat himpunan besar orang beriman di masanya, yang masing-masing dari mereka bisa menjadi tangan untuk berpegang dengan Tali Allah secara kolektif.”

“Renungan terhadap fenomena haji akan meyakinkan jemaah haji bahwa banyak norma-norma dan idealisme agama bagi umat manusia, tak akan bisa diwujudkan tanpa soliditas dan kerjasama para penganut agama. Dengan adanya soliditas dan kerjasama ini, muslihat para musuh tidak akan membuat kesulitan bagi kita.”

“Haji adalah unjuk kekuatan di hadapan kaum arogan, yang merupakan pusat kerusakan, kezaliman, dan penindasan. Hari ini, tubuh dan jiwa Umat Islam terluka oleh kejahatan kaum ini. Haji merupakan pameran kekuatan keras dan lunak Umat Islam.”

“Ini adalah karakteristik dan ruh haji, serta bagian dari tujuan terpenting haji. Inilah yang disebut Imam Khomeini sebagai “Haji Ibrahimi”. Ini adalah hal yang bisa membuat mereka, yang menyebut diri sebagai Khadimul Haramain, bisa mengatasi problem besar Dunia Islam, asal mereka menyadarinya dengan tulus, serta mengutamakan keridaan ilahi, daripada kepuasan Pemerintah AS.”

“Pada hari ini, seperti biasanya, bahkan lebih, kemaslahatan utama Umat Islam adalah persatuan; persatuan yang menciptakan satu tangan di hadapan ancaman dan permusuhan, yang akan meneriaki Setan Besar AS dan anjingnya Rezim Zionis, serta melawan penindasan dengan penuh keberanian.”

“Kami menganggap semua bangsa Muslim sebagai saudara kami. Kami berlaku adil dan objektif terhadap nonmuslim yang tidak memusuhi kami. Musibah dan duka masyarakat Muslim juga merupakan musibah dan duka kami, yang akan kami usahakan untuk mengatasinya. Bantuan untuk Palestina yang tertindas, dukungan untuk Yaman yang terluka, dan simpati bagi kaum Muslim yang terzalimi di penjuru mana pun adalah prioritas abadi kami.”

“Kepada pihak-pihak yang menerima eksistensi Rezim Zionis dan mengulurkan tangan persahabatan kepadanya, baik diam-diam atau terbuka, saya menasihati mereka dan memperingatkan konsekuensi pahit dari tindakan semacam ini.”

“Kami memandang keberadaan AS di Asia Barat akan merugikan bangsa-bangsa di kawasan ini, serta menyebabkan ketidakamanan dan kemunduran negara-negara.”(af/mashregh)

Baca Juga:

Saudi Mulai Terapkan Isolasi Mandiri 7 Hari untuk Calon Jemaah Haji

Ibadah Haji Tahun ini Hanya 10,000 Jemaah, Tanpa Sentuh Kaabah dan Cium Hajar Aswad

DISKUSI: