Saudi Nyatakan Tak Ada Kasus Infeksi Covid-19 pada Jemaah Haji

0
112

Riyadh, LiputanIslam.com – Kementerian Kesehatan Saudi mengumumkan bahwa sejauh ini tidak tercatat adanya kasus Covid-19 atau infeksi baru virus ini di antara para jemaah haji.

“Layanan kesehatan dan rumah sakit lapangan berada dalam kesiapan penuh, dan tim medis menemani para jemaah hingga akhir pelaksanaan manasik,” ungkap kementerian tersebut, Kamis (30/7/2020).

Disebutkan bahwa sejak matahari terbenam pada hari ke-9  Dzulhijjah yang jatuh pada tanggal 30 Juli, para jamaah haji mulai  “bergerak menuju Masy’ar Muzdalifah, setelah Allah menganugerahi mereka wukuf  di padang Arafah, dan menunai rukun haji yang teragung”.

Di hari yang sama, komite yang bertanggung jawab atas pelaksanaan ibadah haji menjelaskan,  “Setelah tiba di Muzdalifah, para tamu Al-Rahman menunaikan shalat Maghrib dan Isya’ secara jamak ta’khir, kemudian mengumpulkan batu Jamarat, bermalam di Muzdalifah, kemudian akan bergerak ke Mina setelah sholat subuh besok, pada hari pertama Idul Adha untuk melempar jumrah dan menyembelih hadyu (hewan kurban).”

Masy’ar Muzdalifah yang terletak di antara Masy’ar Mina dan Masy’ar Arafah merupakan masy’ar suci ketiga yang didatangi para jemaah dalam pelaksanaan manasik haji. (mm/rtarabic)

Berita Terkait:

[Video] Mengenaskan, Pemandangan Manasik Haji Tahun Ini

Pesan Haji Ayatullah Khamenei: Dukungan bagi Muslimin Tertindas adalah Prioritas Abadi Kami

Ibadah Haji Tahun ini Hanya 10,000 Jemaah, Tanpa Sentuh Kaabah dan Cium Hajar Aswad

DISKUSI: