Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Opini

Terkait Krisis Iklim, Sejumlah Siswa di Dunia Lakukan Aksi Mogok

Published 26/05/2019 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

LiputanIslam.com – Lebih dari 1,4 juta siswa akan melakukan aksi demonstrasi terkait krisis iklim.

Ratusan ribu siswa di seluruh dunia pada hari Jumat (24/5) melakukan aksi mogok dari sekolah.

Aksi mogok para siswa direncanakan di lebih dari 1.400 kota di lebih dari 110 negara. Panitia aksi mogok mengatakan bahwa yang ikut serta dalam aksi tersebut diprediksi melampaui jumlah 1,4 juta siswa. Mereka semua akan berpartisipasi dalam aksi mogok internasional.

Kampanye internasional yang diilhami oleh seorang siswa remaja Swedia bernama Greta Thunberg muncul di tengah kondisi krisis iklim yang makin mengkhawatirkan.

Greta merupakan siswa aktivis lingkungan Swedia.

Tahun lalu, para ilmuan terkemuka PBB memperingatkan bahwa hanya butuh 12 tahun untuk membatasi bencana iklim, namun PBB melaporkan pada awal bulan ini bahwa keruntuhan ekosistem secara luas akibat krisis iklim membuat umat manusia berada dalam bahaya. Dan baru minggu lalu, terdapat laporan bahwa lapisan es di Amtartika mencair lebih cepat daripada prediksi dan emisi Karbon dioksida pada atmosfer bumi mencapai tingkat rekor 415 ppm.

Baca Juga: Sedotan Plastik dan Cutton Buds Dilarang di Inggris

Gerakan mogok sekolah dimulai pada bulan Agustus tahun lalu ketika Greta melakukan protes sendirian di luar gedung parlemen Swedia. Saat itu ia masih berusia 15 tahun.

Sejak saat itu, ratusan ribu siswa ikut serta dalam aksi mogok setiap minggu di seluruh dunia dari Australia hingga Kanada, dari Ghana hingga Jerman.

Di Inggris, lebih dari 100 siswa akan direncanakan melakukan aksi demonstrasi iklim. Panitia aksi demonstrasi tersebut fokus pada perlunya reformasi radikal dari sistem pendidikan untuk ikut serta mengatasi krisis ekologi karena akan mengancam kehidupan di Bumi.

“Untuk mengatasi krisis iklim dengan tepat, kita membutuhkan lembaga pendidikan kita untuk berubah menjadi pusat keberlanjutan yang menyediakan ruang untuk belajar dan mengajar guna mempersiapkan siswa untuk merubah keadaan dunia menjadi lebih baik,” ucapnya.

Bulan lalu, pemuda Inggris dan Greta bertemu untuk membahas ruang lingkup krisis yang sedang terjadi. Mereka meminta gerakan lain untuk ikut mendukung aksi mereka. Mereka pun meminta para orang dewasa untuk ikut bergabung melakukan aksi mogok besar-besaran di seluruh dunia.

Bhavreen Malhotra Kandhari, seorang siswa India yang ingin ikut aksi mogok mengatakan, “Kami telah belajar bahwa jika kita tidak mulai bertindak untuk masa depan planet kita, tidak ada orang lain yang akan bertindak terlebih dahulu. Suara kita penting bukan hanya untuk kita, melainkan untuk seluruh umat manusia.”

Eloise Kieler, siswa di Sydney, pun akan ikut dalam aksi mogok tersebut. Dia merasa harus ikut dan tidak ada alasan lain untuk tidak ikut.

“Meskipun menyaksikan fakta krisis iklim terjadi, para politisi tidak langsung bertindak, akibatnya industri bahan bakar fosil pun tetap jalan untuk meraup keuntungan besar,” ucap Kieler.

“Ini adalah masa depan kita. Jadi kita harus ikut aksi mogok keluar dari sekolah, berhenti dari perkuliahan dan turun ke jalan untuk mengatakan ‘cukup sudah’. Apakah anda akan ikut mogok juga jika anda berpikir bahwa hal tersebut akan membantu melindungi masa depan planet anda?” Tuturnya lanjut. (Ay/Guardian)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Opini

Perang Opini di Dunia, Israel Kalah Telak Melawan Palestina

By Muhammad
Indonesiana

Seruan Jihad Lewat Adzan, Melawan Siapa?

By Fadel
Indonesiana

Kasus Telkomsel dan Hassan Haikal yang Kian Meradang

By Fadel
Analisis

Dari Palestina Hingga Amerika, Kita Harus Membela Hak Semua Orang untuk Bernapas

By Rachel
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account