Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Opini

Sedotan Plastik dan Cotton Buds Dilarang di Inggris

Published 24/05/2019 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE
Sumber: Tabloid Bintang.com

LiputanIslam.com—Pemerintah Inggris melarang penjualan sedotan plastik dan cotton buds mulai April tahun depan, 2020.

Pemerintah Inggris mengkonfirmasi bahwa sedotan plastik dan cutton buds yang berbatang plastik akan dilarang dijual dan digunakan di Inggris mulai April mendatang. Larangan tersebut diharapkan dapat mengurangi sampah dan dampak lingkungan lainnya akibat plastik.

Hampir 5 miliar sedotan plastik dan 2 miliar cotton buds digunakan warga Inggris setiap tahunnya.

Penemuan baru-baru ini di Inggris menunjukkan bahwa salurai air dipenuhi dengan plastik. Hal ini menyebabkan satwa air dalam masalah karena terancam limbah plastik.

Ada alternatif lain untuk mengganti sedotan plastik dan cutton buds yg akan dilarang, yaitu sedotan kertas dan produk yg dapat terurai secara hayati. Namun larangan tersebut terdapat pengecualian, yaitu pengecualian untuk kebutuhan medis diperbolehkan. Sedotan plastik dan cutton buds tetap disediakan berdasarkan permintaan medis.

Uni Eropa juga sedang bergerak untuk menghapus plastik dalam berbagai bentuk.

Survei dari konsultan pemerintahan pun menemukan bahwa lebih dari 80% responden mendukung larangan tersebut.

Apotek yang terdaftar akan diizinkan untuk menjual sedotan plastik, baik secara online maupun offline. Namun restauran, pub, dan perusahaan katering tidak diizinkan untuk menggunakan sedotan plastik kepada pelanggan.

Michael Gove, seorang peminat studi lingkungan menyatakan “Tindakan mendesak dan tegas perlu dilakukan untuk mengatasi polusi plastik. Plastik sering digunakan hanya beberapa menit namun membutuhkan ratusan tahun untuk diurai.”

Para pegiat lingkungan pun menyambut baik langkah pemerintah tersebut. Hugo Tagholm, seorang pegiat lingkungan yang berkampanye melawan polusi plastik mengatakan “Menghentikan produksi dan distribusi ancaman plastik sekali pakai akan mencegah plastik-plastik mencemari pantai-pantai secara nasional. Ini adalah langkah yang sangat positif dan berani ke arah yang benar untuk melawan polusi plastik.”

“Namun barang yang dilarang pemerintah Inggris itu hanya sebagian dari masalah plastik,” kata Rmma Priestland, juru kampanye Friends of the Earth.

Kedua barang tersebut (sedotan dan cutton buds) hanyalah sebagian kecil dari item plastik sekali pakai, yang merupakan sebagian kecil dari jumlah plastik yang mencemari lingkungan selama berabad-abad mendatang.

“Pada akhirnya, kita membutuhkan produsen untuk bertanggung jawab atas polusi plastik yang disebabkan oleh semua produk mereka, apakah itu tas, balon, wadah, dan lainnya. Itu sebabnya kami mengkampanyekan undang-undang untuk mengurangi plastik tak berguna di seluruh daerah.” (Ay/Guardian)

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Opini

Perang Opini di Dunia, Israel Kalah Telak Melawan Palestina

By Muhammad
Indonesiana

Seruan Jihad Lewat Adzan, Melawan Siapa?

By Fadel
Indonesiana

Kasus Telkomsel dan Hassan Haikal yang Kian Meradang

By Fadel
Analisis

Dari Palestina Hingga Amerika, Kita Harus Membela Hak Semua Orang untuk Bernapas

By Rachel
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account