Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Indonesiana

Seruan Jihad Lewat Adzan, Melawan Siapa?

Published 03/12/2020 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE
Potret seruan jihad melalui azan. Sumber: ERA. Id

LiputanIslam. Com—Sebuah video adzan tiba-tiba menjadi viral di media sosial, lantaran muadzin mengubah lafadz “Hayya Ala al-Shalat (Mari dirikan Shalat)” menjadi “Hayya Ala al-Jihad (Mari Berjihad)”. Mayoritas media menyebut lokasi pengambilan video terjadi di Pondok Pesantren Tajul Alawiyyin pimpinan Habib Bahar bin Smith dan viral pada Senin, 30 November 2020. Setelah itu, video-video lain yang menyuarakan hal serupa bermunculan.

Ajakan jihad yang disampaikan lewat azan banyak berkumandang, dan sepertinya memang sengaja diunggah ke media sosial. Klaim azan jihad datang dari Petamburan, Jakarta, dari Kalimantan, Tegal, dan sejumlah tempat lain.
Namun, ajakan jihad ini melahirkan tanda tanya besar. Karena tidak jelas, jihad seperti apa yang dimaksud dan jihad melawan siapa? Azan Jihad seperti bola liar yang sengaja dilempar ke publik, sehingga melahirkan dugaan-dugaan yang tak kalah liarnya.

Diskursus tentang jihad dalam Islam sampai sekarang masih menjadi perbincangan hangat di kalangan akademisi tanah air. Seperti Kiai Hussein Muhammad (Cirebon) dalam unggahan facebooknya tentang jihad pada Kamis (03/12/2020), masih mempertanyakan bagaimana sesungguhnya tafsir jihad dalam teks-teks Islam.

Jika kita berasumsi bahwa jihad itu terbagi menjadi dua jenis, yaitu jihad fisik (perang) dan jihad melawan hawa nafsu, maka narasi yang bisa ditangkap dari video-video adzan jihad yang tersebar itu masuk dalam kategori pertama. Karena, sejumlah orang yang terekam dalam video azan tersebut membawa senjata tajam dan mengangkatnya sambil berseru “Hayya ala al-Jihad” .

Jika ini adalah jihad fisik (perang), maka peperangan ini siapa melawan siapa? Subjek dan objeknya masih belum jelas. Apakah subjek yang akan berjihad (mujahid) adalah umat Muslim Indonesia? Tentu tidak. Sebab, mayoritas tokoh-tokoh umat Muslim Indonesia menolak seruan itu, bahkan Kiai Ahmad Bahaudin (Gus Baha) menyebut jihad di saat negara damai itu hanyalah kelakuan pengangguran.

Pada akhirnya, para mujahid yang dimaksud dalam video itu adalah orang-orang FPI (Front Pembela Islam), merekalah para pengikut Habib Rizieq Shihab (HRS). Dugaan ini diperkuat dengan konteks kemunculan video pasca mangkirnya HRS dari panggilan polisi. Perlu diketahui bahwa HRS diduga telah melanggar aturan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah di masa pandemi Corona. Jelasnya, HRS telah memicu lahirnya keramaian di saat keramaian itu dilarang.

Jika seruan jihad dilakukan oleh simpatisan FPI dengan maksud membela HRS, maka sudah jelas, objek dari seruan jihad ini adalah pemerintah. Sebab pemerintah adalah pelaksana hukum yang akan mengadili HRS atas pelanggaran hukum yang telah ia lakukan. Ada pesan tak tertulis yang bisa kita tangkap dari seruan azan jihad itu yang kira-kira berbunyi, “Ayo perangi pemerintah”, “Perangi polisi”.

Jika kita sepakat dengan asumsi di atas, maka FPI cukup bernyali mendeklarasikan perang melawan pemerintah. Jika perang antara FPI melawan pemerintah benar-benar terjadi, maka sudah bisa dibayangkan FPI akan hancur dalam hitungan menit. Imam Besar FPI, HRS, akan dijebloskan ke penjara atas tuduhan makar atau melawan pemerintah. HRS, seberapa banyak pun laskar FPI yang berjaga di depan rumahnya, akan tetap K.O jika pemerintah sudah benar-benar serius menangkapnya. (HA)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Nasional

Masuki Usia 15 Tahun, Organisasi ABI Rilis Siaran Pers Refleksikan Peneguhan Komitmen Kebangsaan

By Muhammad
Nasional

Belajar Isu Palestina Bersama Pakar Timur Tengah di Workshop Free Palestine Network 

By Rachel
Indonesiana

Dari Tehran, Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Palestina

By Farid
Opini

Perang Opini di Dunia, Israel Kalah Telak Melawan Palestina

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account