Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Kajian Islam

Wacana Tafsir Indonesia: Perempuan Tercipta dari Tulang Rusuk Laki-Laki?(2)

Published 04/09/2014 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

tulang-rusuk-priaDua pendapat tentang asal kejadian perempuan (Hawa) —yakni berasal dari tulang rusuk laki-laki (Adam) atau dari jenis yang sama dengan laki-laki yaitu tanah—, juga mewarnai karya tafsir di Indonesia. Tafsir Kebencian karya Zaitunah Subhan dan Argumen Kesetaraan Gender karya Nasarudin Umar termasuk yang sangat tegas menolak pendapat bahwa pertama yang menyatakan wanita dicipta dari tulag rusuk.

Dengan mengutip Rifaat Hasan dan Fatimah Mernissi, Zaitunah mengklaim bahwa pendapat kedua yang rasional. Alasannya, kata Adam dalam istilah bahasa Ibrani berarti ‘tanah’ berasal dari kata Adamah, sebagian besar berfungsi sebagai istilah generik untuk manusia bukan menyangkut jenis kelamin. Memperkuat pendapatnya ini, dia lalu mengutip QS. Al-Isra’:70 dan At-Tin:4. Itu artinya, Zaitunah menolak pandangan bahwa perempuan (Hawa) diciptakan dari tulang rusuk Adam.

Nasaruddin dalam Argumen Kesetaraan Gender lebih kritis lagi memberikan analisis. Dengan analisis linguistik, ia menjelaskan bahwa kata nafs, yang terulang 295 kali dalam Alquran dengan pelbagai bentuknya, tidak satupun yang dengan tegas menunjuk kepada pengertian Adam. Kata nafs, dalam Alquran kadang berarti jiwa (QS. Al-Maidah :32), nafsu (QS. Al-Fajr :27), nyawa atau roh (QS. Al-Ankabut :57), dan asal usul binatang (QS. Syura :11).

Analisis macam ini juga dipakai Nashruddin Baidan dalam bukunya Tafsir bi Ar-Ra’yi.Dengan bahasa yang lugas, diujung analisisnya, dia menyimpulkan bahwa wanita menurut Alquran bukan diciptakan dari tulang rusuk Adam,melainkan dari unsur yang sama dengan Adam, yaitu tanah.

Alasan kedua yang diberikan Nasaruddin Umar adalah bahwa kata nafs wahidah dalam konteks ayat diatas memakai bentuk nakirah atau indefenit, bukan bentuk ma’rifah yang menunjukkan kekhususan, dan diperkuat lagi dengan kata wahidah. Semua ini, lanjut Nasaruddin, menunjukkan pada substansi utama (the first resource) yakni asal (unsur) kejadian Adam, bukan Adamnya sendiri sebagai substansi kedua.

Adapun Quraish Shihab, dalam soal ini tidak bersikap tegas. Memang, dia sangat baik dalam melansir dua pandangan ahlitafsir sebelumnya, tapi dia sendiri tak mengungkapkan pandangannya secara tegas. Bahkan, dalam Tafsir Al-Misbah, ketika menjelaskan Q.S. An-Nisa’ : 1, dia menulis:

“Ayat Al-Hujarat memang berbicara tentang kejadian manusia yang sama dari seorang ayah dan ibu, yakni sperma ayah dan ovum/indung telur ibu. Tetapi, tekanannya pada persamaan hakikat kemanusiaan orang perorang,karena setiap orang walau berbeda-beda ayah dan ibunya, tetapi unsur dan kejadian mereka sama…

Adapun ayat An-Nisa ini, maka walaupun ia menjelaskan kesatuan dan kesamaan orang perorang dari segi hakikat kemanusiaannya, tetapi konteksnya untuk menjelaskan banyak dan berkembangbiakannyamereka dari seorang ayah, yakni Adam, dan seorang Ibu, yakni Hawa. Ini dipahami dari pernyataan: Allah memperkembangbiakkan laki-laki yang banyak dan perempuan. Ini tentunya sesuai jika kata nafs wahidah dipahami dalam arti ayah manusia seluruhnya (Adam as) dan pasangannya (Hawa) lahir darinya laki-laki dan perempuan yang banyak.”

Kutipan di atas memperlihatka bahwa Quraish cenderung memaknai kata nafs wahidah dalam arti ayah manusia seluruhnya, yakni Adam dan pasangannya, Hawa. Sebab, dari situlah perkembangbiakan manusia, laki-laki dan perempuan, dimulai. Pemaknaannya itu dia dasarkan pada kesesuaian makna dalam konteks wacana yang dibicarakan di dalam ayat tersebut. (hd/liputanislam.com)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Kajian Islam

Hakekat Dzul Qarnain

By Rachel
Kajian Islam

Citra Buruk Yahudi dalam Al-Quran

By Farid
Kajian Islam

Mendekati Tuhan dengan Menjadi Orang yang Berilmu

By Farid
otong sulaiman
Kajian Islam

Falsafah Kematian: Mengenang Gugurnya Soleimani

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account