Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Kajian Islam

Tujuan Pernikahan

Published 02/10/2016 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

pernikahanDalam bahasa Arab nikah pada asalnya berarti wath’u (bersetubuh). Akad nikah dinamai dengan wath’u karena ia (akad nikah) merupakan penyebab bagi (dibolehkannya) wath’u. Kata nikah itu sendiri merupakan makna hakiki dalam akad dan merupakan makna majazi dalam wath’u. Tapi menurut Abu Hanifah sebaliknya; majazi pada akad dan hakiki pada wath’u. Ada pula yang mengatakan ia merupakan makna hakiki pada keduanya; akad dan wath’u. Adapun menurut ahli ushul dan ahli bahasa, nikah merupakan hakiki pada wath’u dan majaz pada akad. Maka ketika dalam al-Quran atau Sunnah terdapat kata nikah secara mutlak; tidak disetai qarinah (indikator pengalih makna) apa pun, maka yang dimaksud adalah wath’u.

Dalam pandangan Islam, pernikahan bukan perkara sepele. Islam memandangnya sebagai bagian penting dari kehidupan manusia. Sedemikian rupa sehingga kita dapat menemukan tidak sedikit hadits berbicara tentang pernikahan dengan segala arah dan penekanan maknanya. Diantara hadits Nabi Muhammad saw. tentang pernikahan yang cukup populer adalah hadits ini:

Hai para pemuda, barangsiapa di antara kalian telah sanggup untuk kawin maka hendaklah ia kawin. Sesungguhnya kawin itu menghalangi pandangan kepada yang dilarang oleh agama dan lebih menjaga kemaluan, dan barangsiapa tidak sanggup, hendaklah ia berpuasa karena sesungguhnya puasa itu, merupakan tameng (perisai) bagunya (HR al-Nukhari, Muslim, al-Tirmidzi, Abu Dawud, Ibn Majah, al-Nasai, al-Darimi, Abu Ya’la, al-Bayhaqi, dan Ahmad).

Dari hadits di atas dapat diambil setidaknya dua poin penting, yaitu; Pertama, karena pentingnya pernikahan maka Nabi Muhammad saw. menghimbau para kaum muda untuk segera melaksanakannya. Di luar manfaat dan faidah pernikahan secara sosial-kemasyarakatan, hadits ini menunjukkan hikmah lainnya dari pernikahan, yaitu bahwa ia dapat menghalangi pandangan dari hal-hal yang dilarang agama serta lebih menjaga kemaluan. Siapa pun dapat menjumpai hal-hal yang dapat menggoyahkan pandangan dan ketahanan seksualnya. Namun hal itu dapat disikapi berbeda oleh dua oang dengan status pernikahan yang berbeda; satu sudah menikah, satunya belum. Godaan dan tekanan lebih besar pada orang yang belum menikah. Pada yang sudah menikah, godaan dan tekanan itu sekurangnya dapat dialihkan (disalurkan) pada tempat atau objek yang halal, yakni pasangan nikah.

Kedua, adalah keyakinan sosial yang mungkin terpicu oleh keadaan ekonomi, bahwa tidak semua pemuda usia nikah dapat menikah. Untuk mereka yang belum mempu menikah, Rasulullah saw. memberi solusi; Puasalah! Puasa dapat menjadi temeng bagi mereka dari melakukan hal-hal yang dilarang agama terkait masalah-masalah yang berhubungan dengan kemaluan. Untuk masa sekatag, seruan berpuasa bagi kaum muda yang belum bisa menikah dirasa lebih relevan. Masa di mana godaan datang dari semua media cetak dan elektronik lewat semua arah tanpa kenal waktu. Di luar media, di dunia nyata, godaan itu hadir dalam wujudnya yang sangat vulgar. Mungkin kita tidak bisa mengendalikan keadaan sekitar dengan segala muatan dan daya-desak yang dibawanya. Tapi setidaknya kita bisa mengendalikan diri. Puasa merupakan satu bentuk pegendalian diri yang efektif. (liputanislam.com)

*dikutip dari buku Memuliakan Istri oleh Dr. Abad Badruzaman.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Kajian Islam

Hakekat Dzul Qarnain

By Rachel
Kajian Islam

Citra Buruk Yahudi dalam Al-Quran

By Farid
Kajian Islam

Mendekati Tuhan dengan Menjadi Orang yang Berilmu

By Farid
otong sulaiman
Kajian Islam

Falsafah Kematian: Mengenang Gugurnya Soleimani

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account