Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Kajian Islam

Kajian Atas Ayat-Ayat yang Menegur Nabi Saw (3) : Q.S. al-Anfal : 67

Published 09/01/2015 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

3. Surat Al-anfal : 67

 “Tidak patut bagi seorang Nabi mempunyai tawanan sebelum ia dapat melumpuhkan musuhnya di muka bumi. Kamu menghendaki harta benda duniawiyah sedangkan Allah menghendaki (pahala) akhirat (untukmu). Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”

(Q.S. al-Anfal : 67)

Al-AnfalAdapun surat al-anfal ayat 67 ini, jika dilakukan pendekatan munasabah ayat al-Quran, maka akan menemukan ungkapan ini sama sekali tidak menegur nabi, melainkan ayat ini adalah respon terhadap sahabat Nabi. Secara sederhana rekonstruksi penafsiran atas ayat ini adalah sebagai berikut :

1). Pada saat itu ada kafilah dagang Abu Sufyan yang membawa harta banyak sedang kembali ke Mekah dari Syam. Di sisi lain Abu Jahal, dan pemuka kafir Quraisyi lainnya sedang mempersiapkan pasukan untuk menyerang Rasul sekaligus mempertahankan kafilah dagangnya. Jadi ada dua kelompok yang hendak dihadapi oleh Rasulullah saww. Maka Rasulullah saw memilih dan mengajak para sahabat untuk mempersiapkan diri dalam berperang, tetapi sebagian dari mereka keberatan, hal ini terlihat pada ayat 5-6 surat al-Anfal yang berbunyi :

“Sebagaimana Tuhan-mu menyuruhmu pergi dari rumahmu dengan kebenaran, padahal sesungguhnya sebagian dari orang-orang yang beriman itu tidak menyukainya. Mereka membantahmu tentang kebenaran sesudah nyata (bahwa mereka pasti menang), seolah-olah mereka dihalau kepada kematian, sedang mereka melihat (sebab-sebab kematian itu).” (Q.S. Al-Anfal: 5-6)

2). Walaupun telah ada jaminan kemenangan dari Allah, orang-orang yang takut dan tidak ingin berperang itu lebih memilih untuk menyergap kafilah dagang yang membawa banyak harta benda,

“Dan (ingatlah) ketika Allah menjanjikan kepadamu bahwa salah satu dari dua golongan (yang kamu hadapi) adalah untukmu, sedang kamu menginginkan bahwa yang tidak mempunyai kekuatan senjatalah (yaitu: kafilah dagang) yang untukmu, dan Allah menghendaki untuk membenarkan yang benar dengan ayat-ayat-Nya dan memusnahkan orang-orang kafir.”(Q.S. Al-Anfal: 7)

3).Karena itu Allah Swt memerintahkan Nabi Saw untuk mengobarkan semangat perang para sahabatnya, dengan janji walaupun orang-orang mukmin berjumlah sedikit, Allah tetap akan memenangkan mereka dari orang-orang kafir. Dan janganlah kaum mukmin berfokus pada untuk mengambil harta benda duniawi, karena hal itu akan melemahkan perjuangan Islam. Hal ini disebutkan Allah dalam Q.S. al-Anfal : 65-66, :

 “Hai Nabi, kobarkanlah semangat para mukmin itu untuk berperang. Jika ada dua puluh orang yang sabar di antara kamu, niscaya mereka dapat mengalahkan dua ratus orang musuh. Dan jika ada seratus orang (yang sabar) di antaramu, mereka dapat mengalahkan seribu daripada orang-orang kafir, disebabkan orang-orang kafir itu kaum yang tidak mengerti. Sekarang Allah telah meringankan kepadamu dan Dia telah mengetahui bahwa padamu ada kelemahan. Maka jika ada di antaramu seratus orang yang sabar, niscaya mereka dapat mengalahkan dua ratus orang; dan jika di antaramu ada seribu orang (yang sabar), niscaya mereka dapat mengalahkan dua ribu orang dengan izin Allah. Dan Allah beserta orang-orang yang sabar.” (Q.S. al-Anfal : 65-66)

4). Setelah itu, perhatikanlah ayat al-anfal: 67 ini yang merespon kondisi tersebut :

”Tidaklah patut bagi seorang Nabi mempunyai tawanan sebelum ia dapat melumpuhkan musuh-musuhnya di muka bumi. Kalian menghendaki harta benda duniawi, sedangkan Allah menghendaki (pahala) bagi kalian di akhirat. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (Q.S. Al-Anfal: 67).

Jadi jelaslah bahwa ayat ini sama sekali tidak menegur dan menyalahkan Nabi, malah ayat ini menegaskan kebenaran Nabi dalam mengambil keputusan, dengan menegur sebagian orang yang enggan berperang tetapi ingin menyergap kafilah dagang untuk mendapatkan harta. Dengan demikian, maka menjadi jelaslah bahwa Q.S. al-Anfal : 67 bukanlah menegur Nabi Saw, sehingga tidak bisa dijadikan dalil untuk menggugat kemaksuman Nabi Saw. (hd/liputanislam.com)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Kajian Islam

Hakekat Dzul Qarnain

By Rachel
Kajian Islam

Citra Buruk Yahudi dalam Al-Quran

By Farid
Kajian Islam

Mendekati Tuhan dengan Menjadi Orang yang Berilmu

By Farid
otong sulaiman
Kajian Islam

Falsafah Kematian: Mengenang Gugurnya Soleimani

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account