Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Kajian Islam

Hikmah Haji (3) : Pesan Haji Sang Wali

Published 26/09/2014 5 Min Read
Share
5 Min Read
SHARE

baitullahBanyak orang yang pergi berhaji, tetapi sedikit  sekali yang ‘memahami’ ibadah hajinya, yang mampu menyingkap rahasia ibadah haji. Sebab, ibadah haji menyimpan rahasia, makna, dan hikmah serta aspek-aspek filosofis dan spiritual yang amat dalam dibalik beragam amalan yang dilaksanakan, yang harus disingkap oleh siapa saja yang ingin agar ibadah hajinya sempurna. Karena itu, cucu Rasulullah saw, yaitu Imam Ja’far Shadiq,  menjelaskan makna-makna ibadah haji dan menyampaikan pesan suci untuk para kafilah ruhani yang akan melaksanakannya. Berikut pesan suci beliau :

“Jika engkau berniat melaksanakan ibadah haji, sebelum memutuskannya, arahkanlah hatimu kepada Allah, singkirkanlah setiap hambatan dan halangan antara dirimu dan Allah. Percayakanlah seluruh persoalanmu kepada Maha Penciptamu dan bergantunglah pada-Nya dalam seluruh gerak dan diammu. Menyerahlah pada kebijakan dan putusan-Nya. Tinggalkanlah dunia ini, tempat peristirahatanmu, dan seluruh makhluk. Laksanakanlah kewajiban-kewajiban yang harus engkau penuhi terhadap orang-orang lain. Janganlah mengandalkan perbekalanmu, hewan yang engkau kendarai, sahabat-sahabatmu, makananmu, masa mudamu dan kekayaanmu, waspadalah, mereka dapat menjadi musuh-musuhmu dan menyakitimu, dalam hal ini engkau akan menyadari bahwa tak ada kekuasaan, tak ada kekuatan, dan tak ada daya upaya selain melalui lindungan Allah dan anugerah kesuksesa-Nya.

Bersiap-siaplah menghadapi ibadah haji sebagai orang yang tidak berharap untuk kembali. Carilah sahabat-sahabat yang baik dan giatlah dalam mengerjakan seluruh kewajibanmu terhadap Allah dan Nabi Suci. Waspadalah untuk selalu menunjukkan sopan santun, ketabahan, kesabaran, rasa terima kasih, kasih sayang dan kedermawanan (senantiasa mendahulukan orang lain daripada dirimu) bahkan terhadap orang-orang yang menolakmu. Berwudhu’lah dengan air pertobatan tulus bagi dosa-dosa dan kesalahan-kesalahan. Kenakanlah busana kejujuran, kesucian, kerendahan hati, dan ketakwaan. Dengan mengenakan busana-busana haji, kendalikanlah dirimu dari segala sesuatu yang mencegahmu dari mengingat Allah, atau yang dapat menghalangimu dari menunjukkan ketaatan kepada-Nya.

Penuhilah seruan-Nya dengan jawaban yang bermakna jelas, suci, dan tulus ketika engkau menziarahi-Nya. Kukuhkanlah keimananmu kepada-Nya. Tawafkanlah hatimu bersama para malaikat yang mengitari arasy, sebagaimana engkau bertawaf dengan kaum muslim mengitari Ka’bah. Berlarilah seperti engkau berlari cepat dari hawa nafsumu, bebaskanlah dirimu dari asumsi-asumsi kekuatan dan kekuasaan pribadimu. Tinggalkanlah kecerobohan dan kesalahan-kesalahanmu ketika engkau menuju Mina, janganlah mendambakan apa yang haram bagimu dan apa yang tidak pantas engkau dapatkan. Akuilah dosa-dosamu di Arafah (buatlah perjanjianmu dengan Allah Yang Maha Esa), dekatkanlah dirimu kepada-Nya dan takutlah kepada-Nya di Muzdalifah. Mendakilah dengan jiwamu menuju maqam (kedudukan) tertinggi ketika engkau  mendaki bukit Arafah. Sobeklah tenggorok nafsu dan keserakahanmu dalam berkurban. Lemparilah batu pada syahwat, kerendahan perilaku, kekjian, dan perbuata-perbuatan terkutukmu ketika engkau melempari pilar Aqabah dengan batu. Cukurlah kesalahan-kesalahan luar dan dalammu ketika engkau mencukur rambutmu. Masukilah keamanan Allah, perlindungan-Nya, selubung-Nya, naungan-Nya, dan penjagaan-Nya. Serta tinggalkanlah pengejaran syahwat-syahwatmu dengan memasuki Tanah Suci. Kunjungilah rumah-Nya, berjalanlah mengitarinya untuk mengagungkan Allah, kebijakan-Nya, kebesaran-Nya, dan kekuasaan-Nya.

Peluklah hajar Aswad, merasa puaslah dengan putusan-Nya, dan merendahlah di hadapan kekuatan-Nya. Tinggalkanlah segala sesuatu yang selain Dia dalam tawaf perpisahan. Sucikanlah jiwamu dan hatimu yang paling dalam untuk bertemu dengan Allah pada hari ketika engkau dapat menemui-Nya ketika engkau berdiri di Shafa. Raihlah penghormatan dari Allah dengan menghancurkan sifat-sifat burukmu di Marwah. Konsistenlah dalam kondisi-kondisi hajimu dan penuhilah perjanjian yang telah engkau buat dengan Tuhanmu, yang mana (jika begitu) engkau telah membantu dirimu berhubungan dengan-Nya pada hari kiamat.

Ketahuilah bahwa Allah mewajibkan ibadah haji, dan memilihnya dari seluruh ibadah yang berkaitan dengan diri-Nya ketika Dia berfirman, ‘mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu bagi orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah.’ Nabi Suci saw. Mengokohkan koordinasi elemen-elemen ritual-ritual haji, sebagai persiapan untuk dan indikasi kematian, kuburan, kebangkitan kembali, dan hari kiamat. Dalam pelajaran bagi umat manusia ini, Rasulullah saw. Membedakan antara orang-orang yang akanmemasuki surga dengan orang-orang yang akan memasuki neraka, dengan jalan mendemonstrasikan ritual-ritual haji dari awal hingga akhir bagi mereka yang memiliki kecerdasan dan kebijaksanaan.” (hd/liputanislam.com)

*Sumber : Hajinya Para Nabi dan Malaikat karya Husain Mazhahiri.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Kajian Islam

Hakekat Dzul Qarnain

By Rachel
Kajian Islam

Citra Buruk Yahudi dalam Al-Quran

By Farid
Kajian Islam

Mendekati Tuhan dengan Menjadi Orang yang Berilmu

By Farid
otong sulaiman
Kajian Islam

Falsafah Kematian: Mengenang Gugurnya Soleimani

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account