Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Kajian Islam

Bagaimana Cara Terjadinya Mukjizat?

Published 13/05/2015 5 Min Read
Share
5 Min Read
SHARE

ular 2Peristiwa luar biasa yang tidak berdasarkan pada sebab-sebab yang lazim dan alamiah dapat bersumber dari empat hal, yaitu :

  1. Ruh, yaitu substansi non-material yang berhubungan dengan jasad. Jika ruh manusia memiliki keyakinan dan kemauan yang kuat maka akan mampu memunculkan suatu kejadian sesuai dengan yang dikehendakinya.
  2. Jin atau setan, yang merupakan makhluk non-material yang diberikan beberapa kemampuan untuk melakukan peristiwa-peristiwa luar biasa, seperti sihir.
  3. Malaikat, yang juga makhluk non-material yang diberikan tugas mengatur tatanan alam semesta.
  4. Iradah Allah (iradah rabbaniyah) yang tidak terbatas dan tidak kondisional. Kekuatan yang lahir dari iradah rabbaniyah mengalahkan segala kekuatan lainnya.

Mukjizat pada hakikatnya merupakan kemampuan Nabi yang dengan kedekatannya pada Allah swt mampu melakukan tindakan luar biasa. Jika melihat keempat sumber di atas, maka kekuatan luar biasa yang dilakukan nabi dapat bersumber dari tiga hal yaitu ruh, malaikat, dan iradah rabbaniyah. Hanya saja, perbuatan yang dilakukan oleh ruh dan malaikat tersebut bersifat terbatas dan pengaruhnya sangat kondisional (mahdudat al-quwwah muqayyad al-atsar), Sedangkan iradah rabbaniyah yang merupakan kehendak suci yang dipenuhi dengan keyakinan kepada Allah dan hanya bergantung pada Allah yang bersifat tidak terbatas dan tidak kondisional. Dan mukjizat lebih berhubungan pada iradah rabbaniyah meskipun pelaksanaannya adakalanya berhubungan dengan para malaikat dan ruh.

Dengan demikian, mukjizat ini bisa terjadi setidaknya melalui beberapa cara diantaranya :

  1. Kerjanya malaikat yang merupakan sebab bagi peristiwa-peristiwa di alam dunia, sehingga siapa yang dekat dan bisa berhubungan dengan malaikat tersebut akan mendapat bantuan untuk membuat peristiwa-peristiwa yang luar biasa di alam dunia.
  2. Dipercepatnya waktu kejadian untuk terealisasinya mukjizat dikarenakan kondisi yang sangat mendesak sehingga terlihat luar biasa. Seperti berubahnya tongkat Nabi Musa as menjadi ular, yang mana Nabi Musa as melakukannya dengan waktu yang sekejap.

Sebagai ilustrasi kita dapat menjelaskan peristiwa mukjizat Nabi Musa as, yang merubah tongkat menjadi ular besar, sebagai berikut :

“Satu fenomena dapat muncul dengan dua jalan: sebab alami dan sebab non alami. Karena itu, berubahnya tongkat menjadi ular besar juga dapat dijelaskan dengan dua jalan tersebut, yaitu :

  1. Melalui sebab-sebab alami, yakni dengan berlalunya masa, jejak dan reaksi-reaksi alami (sepeti membusuk dan kemudian tumbuh tanaman yang dimakan ular), maka tongkat itu mengalami keadaan yang memungkinkan untuk menjadi ular, karena sudah di makan ular. Kemudian Allah swt, menambahkan rupa dan nyawa sehingga menjadi ular secara nyata. Ini bukanlah mukjizat, sebab bisa dilakukan oleh siapapun.
  2. Melalui sebab-sebab non-alami, yakni tongkat itu berpotensi menjadi seekor ular, melalui ruh nabi yang kuat dan kehendak serta keyakinan pasti seorang nabi yang menyebabkan potensi itu teraktual pada tongkat tersebut. Maka pada saat itu juga, dengan waktu yang singkat tongkat berubah menjadi ular dengan izin Allah swt. Inilah mukjizat para Nabi.

Jadi, para nabi dengan ruh yang suci dan keyakinan yang tidak tercemari dengan keraguan mampu melakukan perbuatan luar biasa serta mukjizat dengan izin Allah Swt. Keyakinan ini sama sekali tidak syirik dan tidak pula bertentangan dengan status kehambaan para Nabi itu. Karena, meskipun mukjizat merupakan tindakan dan urusan nabi secara langsung dan dengan kehendaknya, tetapi dalam mewujudkannya kerealitas nyata, nabi tidaklah mandiri, melainkan dengan izin dan kehendak serta pertolongan Allah swt.Allah berfirman : “Tidak dapat bagi seorang rasul membawa suatu mukjizat, melainkan dengan seizin Allah…” (Q.S. al-Mukmin: 78).

Nabi Isa as misalnya, sebagaimana diungkapkan dalam al-Quran, dengan tegas mengatakan bahwa atas izin Allah swt, ia dapat menciptakan burung, menghidupkan orang mati dan menyembuhkan penyakit.Allah berfirman : “Sesungguhnya aku telah datang kepadamu dengan membawa sesuatu tanda (mukjizat) dari Tuhanmu, yaitu akau membuat untuk kamu dari tanah sebagai bentuk burung; kemudian aku meniupnya, maka ia menjadi seekor burung dengan izin Allah; dan aku menyembuhkan orang yang buta sejak dari lahirnya dan orang yang berpenyakit belang; dan aku menghidupkan orang yang mati dengan izin Allah; dan aku kabarkan kepadamu apa yang kamu makan dan apa yang kamu simpan di rumahmu. (QS. Ali Imran :49). (hd/liputanislam)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love1
Cry0
Sad0
Happy0
Angry1
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Kajian Islam

Hakekat Dzul Qarnain

By Rachel
Kajian Islam

Citra Buruk Yahudi dalam Al-Quran

By Farid
Kajian Islam

Mendekati Tuhan dengan Menjadi Orang yang Berilmu

By Farid
otong sulaiman
Kajian Islam

Falsafah Kematian: Mengenang Gugurnya Soleimani

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account