Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Kajian Islam

Abu Thalib Pemilik Cinta (7)

Published 12/02/2014 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

abu thalibLiputanIslam.com — Hijrah ke Habasyah (Ethopia) dilakukan setelah orang orang Quraisy menimpakan berbagai bentuk penyiksaan kepada orang orang Islam yang lemah. Di dalam rombongan yang berhijrah itu terdapat Ja’far bin Abi Thalib. Hijrahnya Ja’far bukan karena tekanan dari orang lain sehingga memaksanya untuk ikut berhijrah. Ia sendiri adalah orang yang memiliki kedudukan mulia dan disegani. Putra Abu Thalib ini cukup dimuliakan Quraisy sehingga mereka tidak berani menimpakan sesuatu yang tidak diinginkan kepadanya. Hijrahnya memiliki alasan lain yang lebih mulia. Ia diharapkan dapat menarik orang lain untuk ikut berhijrah, dan menjadi duta antara mereka dan agama mereka yang dipaksa oleh kekuatan lalim agar mereka menjauh dari sumber agama ini.

Namun, kerendahan dan jiwa yang kerdil orang Quraisy tidak berhenti sampai disitu. Orang-orang itu mengutus Amr bin Ash dan ‘Imarah bin al Walid ke Habsyah untuk memperdaya dibawah bayang bayang kezaliman orang-orang yang berhijrah itu. Kedua orang itu membuat berbagai konspirasi untuk menimpakan kesussan dan kejahatan kepada mereka.  Namun Jaf’far yang memiliki mata hati yang tajam dan kecerdasan luar biasa, dapat menangkap kedok konspirasi ini dan membelokkan panah tipuan ini dari sasarannya.

Abu Thalib, mengirimkan bebeapa bait syair kepada Najasyi, raja Habsyah. Di dalamnya ia mengajak Najasyi memuliakan Ja’far dan agar jangan mendengarkan mereka yang ucapannya adalah dusta. Dalam bait bait syair tersebut, dikatakan:

Aduhai, bagaimana di tengah orang itu ada Ja’far

Serta Amr dan para kerabat memusuhi Nabi?

Apakah kebaikan Najasyi di berikan

Kepada Ja’far dan teman-temannya

Ataukah penghasut yang menghalanginya

Ketahuilah, kau tolak laknat, kau orang yang agung mulia

Ketahuilah, Allah membekalimu dengan karunia

Dan sebab-sebab yang mendatangkan kebaikan

Semuanya melekat padamu

Setelah membaca bait bait syair itu, kegembiraan meliputi diri Najasyi. Kebahagiaan luar biasa nampak padanya. Ia merasa tidak ada yang lebih baik selain berterimakasih kepada Abu Thalib atas pujian yang indah dengan memberikan perlindungan kepada orang-orang yang keluar dari rumah mereka untuk datang ke sisinya. Ia pun memuliakan mereka.

Abu Thalib mengetahui ini sehingga ia mengirim lagi beberapa bait syairnya. Dalam syairnya itu, Abu Thalib mengajaknya masuk Islam dan menyebarkan dakwah yang dibawa nabi Muhammad Saw.

Tahukah kau, hai Raja Habsyah, bahwa Muhammad

Adalah nabi seperti Musa dan al-Masih bin Maryam

Ia membawa hidayah

Seperti yang dibawa kedua orang itu masing-masing

Atas perintah Allah

Membawa hidayah dan terpelihara

Kalian telah baca dalam kitab suci kalian

Dengan bahasa kebenaran bukan bahasa rekaan

Jangan buat tandingan bagi Allah dan berislamlah

Karena jalan kebenaran bukanlah kegelapan

Tidak datang padamu sekelompok orang dari kami

Selain mengharapkan kemurahan

Bait bait syair ini merupakan gambaran lain atas keimanannya dan bukti bahwa ia adalah seorang penyeru Islam yang bekerja untuk menyebarkan agama Islam. Ia menganut agama Ilahi dan mempercayai bahwa dakwah ini adalah seorang Rasul dan utusan dari langit. Bait-bait syair ini merupakan bukti atas pengetahuanyang dimiliki Abu Thalib terhadap kitab kitab Samawi , risalah risalah Allah dan para nabiNya.

 

Dikutip dari buku Abu Thalib Mukmin Quraisy karya Abdullah al Khanizi (LiputanIslam.com?AF)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Kajian Islam

Hakekat Dzul Qarnain

By Rachel
Kajian Islam

Citra Buruk Yahudi dalam Al-Quran

By Farid
Kajian Islam

Mendekati Tuhan dengan Menjadi Orang yang Berilmu

By Farid
otong sulaiman
Kajian Islam

Falsafah Kematian: Mengenang Gugurnya Soleimani

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account