AS dan Qatar Minta Negara-Negara Tidak Menormalisasi Hubungan dengan Suriah

0
264

Washington, LiputanIslam.com –  Menlu Qatar Mohammad Bin Abdulrahman Al-Thani menyatakan pihaknya berharap negara-negara Arab tidak menormalisasi hubungan dengan pemerintahan Presiden Suriah Bashar Al-Assad, menyusul kunjungan sejawatnya dari Uni Emirat Arab (UEA) Abdullah bin Zayed ke Damaskus Selasa lalu.

Dalam jumpa pers bersama Menlu AS Antony Blinken di Washington, Jumat (12/11), Al-Thani mengatakan, “Kami berharap negara-negara tidak terdorong untuk mengambil langkah-langkah ekstra terhadap rezim Suriah.”

Dia mengklaim, “Sikap Qatar akan tetap seperti semula, kami tidak melihat langkah serius apapun rezim Al-Assad yang menunjukkan komitmennya untuk membenahi kerugian yang dia timpakan terhadap negara dan bangsanya. Selagi dia tidak mengambil langkah serius maka kami berkeyakinan bahwa pengubahan sikap bukanlah opsi yang implementatif.”

Meski demikian, Al-Thani juga mengatakan bahwa negara-negara lain memiliki”hak kedaulatan” dalam mengambil keputusannya sendiri mengenai Suriah.

Sejalan dengan pernyataan ini, Blinken kembali mengungkapkan keprihatinan AS atas adanya proses normalisasi hubungan sebagian negara dengan Suriah.

“Kami perhatian atas isyarat-isyarat yang dikirim oleh beberapa kunjungan dan komunikasi ini… ” ungkapnya.

“Saya hanya ingin mendesak semua mitra kami untuk mengingat kejahatan yang telah dilakukan dan terus dilakukan oleh rezim Assad,” lanjutnya.

UEA dan Qatar sama-sama bersekutu dekat dengan AS, namun dalam beberapa tahun terakhir ini keduanya terlibat perselisihan.

Seperti diketahui, Menlu UEA Abdullah bin Zayed Al-Nahyan Selasa lalu menemui Presiden Suriah Bashar Al-Assad sehingga mengindikasikan adanya proses normalisasi hubungan di tengah menguatnya anggapan bahwa Al-Assad diakui menang melawan gelombang pemberontakan dan terorisme yang didukung oleh beberapa negara Barat dan Arab Teluk Persia sejak tahun 2011. (mm/raialyoum)

Baca juga:

10 Fakta di Balik Kunjungan Resmi Menlu UEA ke Suriah

Iran Sebut Kunjungan Menlu UEA ke Suriah Langkah Positif

AS Khawatirkan Rekonsiliasi antara Negara Arab dengan Suriah

DISKUSI: