Pemimpin Iran: Semalam AS Telah Ditampar, Balas Dendam Lain Lagi/Jangan Salah Mengenal Musuh

0
226

Teheran,LiputanIslam.com-Pemimpin tertinggi Iran menanggapi serangan rudal IRGC ke pangkalan AS di Irak. Ayatullah Ali Khamenei dalam pidatonya di hadapan warga Qom hari ini (8/1) menyatakan,”Semalam satu tamparan telah diberikan kepada AS. Balas dendam (atas gugurnya Qassem Soleimani) adalah urusan lain.”

Statemen Ayatullah Khamenei ini mengindikasikan bahwa serangan rudal ke Ayn al-Asad “masih belum apa-apa.” Bahkan belum bisa disebut sebagai pembalasan setimpal atas gugurnya komandan Pasukan Qods IRGC. Dengan demikian, kemungkinan besar Iran akan melancarkan serangan-serangan lain yang jauh lebih destruktif terhadap AS.

Seperti diberitakan, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) pada Rabu dini hari tadi (8/1) melancarkan serangan rudal ke pangkalan AS di al-Anbar. Sejumlah sumber menyatakan, 22 rudal telah ditembakkan ke arah pangkalan Ayn al-Asad dan menghancurkan sejumlah drone dan helikopter AS.

Baca: 22 Rudal Ditembakkan ke Irak Tanpa Satu Pun Korban dari Irak

Mengenal Musuh Sejati

Dalam pertemuan dengan warga Qom, yang diadakan untuk memperingati 19 Dey (salah satu momen penting dalam sejarah Revolusi Islam Iran), Ayatullah Khamenei menyampaikan sejumlah poin penting, termasuk mengenal siapa musuh sebenarnya.

“Tugas kita, sebagai bagian dari Republik Islam, adalah mengenal musuh. Jangan keliru dalam mengidentifikasi musuh. Semua tahu bahwa musuh adalah Zionis dan AS. Kalian telah mengetahuinya. Namun ada upaya-upaya besar yang dilakukan, dengan berbagai bentuk propaganda, untuk membalikkannya,”kata Ayatullah Khamenei.

“Saya tegaskan: musuh adalah AS, Rezim Zionis, dan kekuatan arogansi, yang meliputi korporasi dan instansi.”

“Jika ada satu pemerintahan di kawasan, yang suatu waktu berbicara buruk tentang Iran, itu bukanlah musuh kita. Selama mereka tidak memberikan pelayanan kepada musuh untuk memerangi Republik Islam, kita tidak menganggap mereka sebagai musuh,”tandasnya.

Tahap berikutnya, lanjut Ayatullah Khamenei, adalah “mengetahui rencana musuh” dan “mengetahui cara menghadapi rencana musuh.”

Ayatullah Khamenei juga mengingatkan, permusuhan AS dan anteknya tidak bersifat periodik, tapi abadi. Sebab itu, ia berpesan untuk memperkuat aspek keamanan, politik, dan selainnya untuk menjadi tangguh di hadapan para musuh. (af/fars)

Baca Juga:

Rouhani Sebut AS Lakukan Kesalahan Strategis yang Fatal

Penasehat IRGC Pastikan Rombongan Komandan Soleimani Diserang oleh Helikopter, bukan Drone

DISKUSI: