Pasukan Chad Bunuh 1000 “Jihadis” Boko Haram

0
656

N’Djamena, LiputanIslam.com –  Angkatan Bersenjata Chad mengaku telah membunuh 1.000 militan dalam operasi militer terhadap kelompok ekstremis “jihadis” bersenjata Boko Haram di wilayah perbatasan Danau Chad.

Juru bicara militer Kolonel Azem Bermendoa Agouna mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa 52 tentara Chad tewas selama operasi militer yang dilancarkan sejak 31 Maret lalu itu.

“Seribu teroris telah terbunuh, 50 perahu bermotor telah dihancurkan,” ujar kolonel itu, mengacu pada perahu besar yang juga disebut pirogue.

Agouna menjelaskan bahwa operasi itu, yang dilancarkan setelah hampir 100 tentara tewas dalam serangan Boko Haram pada Maret, berakhir pada Rabu lalu (8/4/2020) setelah kawanan bersenjata itu terhalau dari Chad.

Chad berusaha membantu kekuatan regional dan pasukan regional lainnya di bawah sebuah kelompok yang disebut Pasukan Tugas Gabungan Multinasional (MNJTF) untuk menumpas Boko Haram.

Operasi serupa pernah dilancarkan pada tahun 2015 dan berhasil menumpas sebagian besar kawanan Boko Haram. Namun, kawanan ini kemudian bangkit lagi, menyerang serta membunuh ribuan orang sehingga tentara regional di wilayah Danau Chad juga tergerak lagi untuk menumpas mereka.

Baca: Mengerikan, 92 Tentara Chad Tewas Diserang Teroris Boko Haram

Kelompok militan Boko Haram asal Nigeria pada tahun 2015 pernah dilaporkan menyatakan baiat atau sumpah setia kepada kelompok teroris ISIS, dan sebelum itu juga dianggap menjalin hubungan dengan kelompok teroris al-Qaeda.

Danau Chad adalah daerahperairan dan berawa yang mempertemukan perbatasan Niger, Nigeria, Chad dan Kamerun.

Baca: Kontroversial, Warga Afrika akan Dijadikan Kelinci Percobaan Vaksin Corona

Tepi barat danau itu dilanda pergerakan kawanan bersenjata yang menyeberang dari timur laut Nigeria, tempat Boko Haram melancarkan kampanye kekerasan berdarah pada 2009. (mm/france24/aljazeera/bbc)

DISKUSI: