Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Kajian Islam

Dunia Sebagai Penjara Orang Beriman

Published 18/06/2016 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

penjara“Dunia adalah penjara orang yang beriman dan syurga orang yang kafir.” Demikian hadis dari Rasulullah SAW. Apakah maknanya? Buya Hamka dalam buku “Hamka Membahas Soal-Soal Islam” (penerbit Gerhana, Kuala Lumpur) menjelaskannya sebagai berikut.

Taktakala kita masih terjajah dahulunya, bangsa yang menjajah kita senang benar kalau kita tidak membicarakan “urusan dunia”. Mengaji-ngaji sajalah, tak usah ambil pusing dengan urusan politik, karena urusan politik telah ada yang mengurus. Tak ambil pusing dengan ekonomi, karena ekonomi pun telah ada yang mengurus. Maka bukan sedikit “guru-guru agama” mendapat pujian, bahkan mendapat bintang-bintang kehormatan dari pemerintah kolonial, sebab beliau mengajarkan “pengajian” membenci dunia. “Bintang” itu pun dunia juga, tetapi beliau tidak berkeberatan menerimanya.

Nabi Musa ‘Alaihis Salam berjuang mencari kebebasan dan kemerdekaan bagi Bani Israil. Nabi Musa menentang kekuasaan diktatur Fir’aun, semuanya itu adalah urusan dunia. Banyak sekali dunia yang wajib direbut, untuk membuat lancar kebahagiaan di akhirat.

Pada sisi Allah semua manusia sama, tetapi ada manusia diperbudak oleh sesamanya manusia, di “eksplotasi” oleh sesamanya, menusia. Mereka yang tertindas itu wajib berjuang membebaskan dirinya dari perbudakan; itupun dunia.

Kita wajib merebut dunia, tetapi bukan untuk kepentingan diri sendiri, melainkan untuk kepentingan kebenaran Ilahi, untuk kepentingan Sabilillah! Oleh sebab itu, maka segala perbuatan dunia untuk kepentingan diri sendiri (egoistis), untuk memadatkan kantong sendiri memanglah itu laksana kotoran busuk yang dicari anjing.

Maka dunia yang dibenci laksana kotoran yang diperebutkan anjing; ialah perebutan dunia untuk kemegahan diri. Maka dapatlah kita tegaskan bahwa kita wajib merebut dunia untuk kepentingan bersama, bukan untuk diri. Dan boleh juga untuk diri, tapi untuk diri dunia dan akhirat.

Ada sebuah hadits yang artinya; “Dunia adalah penjara orang yang beriman dan syurga orang yang kafir.”

Memanglah ini hadits yang shahih dan artinya pun sangat nyata. Orang yang beriman kepada Tuhan, dirinya terpenjara oleh akal budinya, dia tidak yang bebas memperturutkan hawa-nafsunya dia tahu yang halal dan yang haram. Hawa nafsunya terpenjara; dia tidak berzina dia tak mau mencuri, tak mau membuat segala pekerjaan yang akan merusakkan nilai hidupnya sebagai manusia. Adapun orang yang kafir, artinya yang menampik  dan menolak kebenaran, sehingga dunia inilah syurganya. Sesudah ini tak ada lagi, sebab harapannya tidak jauh. Bertambah lama bertambah hanyutlah dia di syurga dunianya, sehingga pada lahir dia senang, pada batin dia menderita. Akhirnya tidaklah dia berani lagi berhadap-hadapan (konfrontasi) dengan dirinya sendiri.

Oleh sebab itu bukanlah berarti bahwa orang yang beriman terpenjara oleh kemalasan dan kebodohannya, sehingga dia tetap kalah atau mengalah saja dalan perjuangan hidup. Muslim tetap berjuang mencapai citanya tetapi batas pertimbangan buruk dan baik, mudarat dan manfaat. Dan orang kafir yang dimaksud di sini, bukan sebagai “Kapeh” yang ditarifkan orang Aceh seketika berperang dengan Belanda dahulu. Pada waktu itu arti “Kapeh” orang Aceh adalah bangsa asing.

Arti kafir ialah orang yang menampik segala kebenaran. Maka orang kafir itu dunia inilah syurganya.

Maka orang kafir itu bebaslah dia di dunia ini, surga lah baginya dunia ini. Tidak ada yang menghambat, dan tidak ada yang melarang. Tidak ada peraturan yang akan dihormatinya, tidak agama yang memberi batas-batas bagi budinyam sehingga dia di sini bisa berbuat sesuka hati.

Dilarang dia tidak akan terlarang, dicegah pun dia takkan tercegah. Kemudian habislah hiduonya, dia pun mati, artinya habislah dunianya. Sebab itu habis pulalah syurganya hingga itu. (liputanislam.com)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Kajian Islam

Hakekat Dzul Qarnain

By Rachel
Kajian Islam

Citra Buruk Yahudi dalam Al-Quran

By Farid
Kajian Islam

Mendekati Tuhan dengan Menjadi Orang yang Berilmu

By Farid
otong sulaiman
Kajian Islam

Falsafah Kematian: Mengenang Gugurnya Soleimani

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account