Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Tabayun

Indonesia Butuh Aliansi Nasional Anti Bodoh

Published 27/11/2015 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

LiputanIslam.com — Dunia sudah semakin canggih, segala informasi bisa diperoleh dengan mudah. Komunikasi bisa dilakukan tanpa ada lagi sekat-sekat waktu dan wilayah. Lalu mengapa, semakin sering kita menyaksikan orang-orang yang begitu percaya diri memamerkan kebodohannya?

Lihatlah gambar ini:

Shia-primajasa

Ada netizen yang menyerukan boikot kepada Primajasa, lantaran terdapat tulisan SHIA di bagian belakang kaca mobil. SHIA sebetulnya adalah singkatan dari Soekarno Hatta International Airport, namun mereka menyangka bahwa SHIA tersebut merujuk pada Syiah (Shia dalam Bahasa Inggris). Karena fanatisme buta, karena kebencian yang mendalam kepada Syiah, akal mereka tidak bisa berfungsi dengan baik. Akhirnya sampai sekarang, sekelompok orang tersebut diolok-olok.

Lihatlah gambar ini:

KaderPKS1

Nah ini kasusnya lebih menarik lagi, karena yang mempublikasikan adalah seorang kader Partai Keadilan Sejahtera yang bernama Aidil Langsa.

Ia menuduh bahwa foto tersebut adalah foto dari korban serangan yang dilakukan oleh Perancis dan Rusia terhadap rakyat Suriah. Padahal, foto tersebut adalah korban perang di Irak, karya fotografer Marco Di Lauro.

KaderPKS2

Sebelumnya, foto yang sama juga dipakai sebagai propaganda oleh berbagai media ‘Islam’ di Indonesia, seperti Islampos.com. Islampos.com menuduh bahwa foto tersebut adalah foto korban pembantaian Presiden Suriah Bashar al-Assad. Foto yang sama di daur ulang untuk kepentingan berbeda. Mirisnya, kok banyak yang percaya dan membantu menyebarkan? *heran

Lihatlah gambar ini:

Heli
Foto: https://www.facebook.com/photo.php?fbid=950989358306152&set=a.117966261608470.20316.100001852914590&type=3

Ia menuduh:
1. Jokowi inisiator pembeli AW101
2. Jokowi jongos asing dan tidak cinta produk sendiri.
3. Tampilkan gambar helikopter dan disebut heli canggih buatan PTDI.

Lalu, ia menawarkan khilafah sebagai solusinya. Padahal,

1. Pemesanan AW101 sudah sejak Juni 2014, alias dipesan pada jaman Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
2. Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan bahwa pembelian helikopter tersebut merupakan usulan KSAU, mengingat heli Super Puma yang sekarang usianya sudah 25 tahun. Heli tersebut bukan hanya untuk presiden dan wakil presiden, melainkan juga untuk tamu negara. Kelebihannya, heli ini anti peluru sehingga layak untuk standar pengamanan.
3. Gambar itu lah memang Helicopter AW101 yang di pesan TNI AU. Bukan heli buatan PTDI.

Lalu, bagaimana dengan tawaran khilafah?

Okelah, kalau Indonesia mau dijadikan khilafah. Pertanyaannya, khilafah ala siapa? Apakah Khilafah Islamiyah seperti yang diklaim organisasi teroris transnasional Islamic State of Iraq and Syria (ISIS)? Atau Khilafah ala Hizbut Tahrir?

Masalahnya,

HT vs ISIS

Tokoh Hizbut Tahrir sendiri dibunuh oleh ISIS lho. Kok sesama pejuang khilafah ribut sampai membunuh segala?

Atau barangkali ada alternatif Khilafah lain, yaitu Khilafah ala Boko Haram. Jika begitu, maka haruskah rakyat Indonesia membaiat Abu Bakar Shekau? (Baca: Wow, Boko Haram Turut Deklarasikan Khilafah)

khilafah-islam-ala-boko-haram
Khalifah Boko Haram Abu Bakar Shekau

Boko Haram ini beroperasi di Afrika, basisnya berada di Nigeria. Prestasi mereka antara lain adalah membantai penduduk, membakar rumah dan menciptakan kekacauan. Minggu ini, Boko Haram kembali membantai 18 penduduk Niger dan membakar kurang lebih 100 rumah. (Baca: Biadab, Boko Haram Bantai 18 Penduduk Niger)

Kata Kang Said Ketua Umum PBNU, bodoh itu adalah sebuah dosa. Contohnya bisa kita lihat di atas. Karena kebodohannya, mereka tidak malu-malu lagi menyebarkan informasi palsu, yang kemudian diikuti oleh orang lain. Apakah Islam membenarkan penyesatan ataupun manipulasi informasi? (Baca: Said Aqil Siradj: Bodoh itu Dosa!)

Karena kebodohan dan menurutkan nafsu jugalah, kawanan teroris tersebut menciptakan huru hara dimana-mana. Mereka merasa sedang berjihad, padahal yang mereka lakukan adalah perusakan. (Baca: Dahsyatnya Tragedi Gara-Gara Provokasi)

Melihat upaya pembodohan yang semakin menggurita, apakah berlebihan jika kami katakan bahwa Indonesia butuh Aliansi Nasional Anti Bodoh? (ba)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Tabayun

PBB: Terjadi Eksekusi-Eksekusi Cepat Bermotif Sektarian di Suriah

By Muhammad
Tabayun

Gencatan Senjata Diusulkan untuk  Gaza, Begini Beberapa Rinciannya

By Muhammad
Galeri

Falasi Zionis (6): Ada Teroris Membela Palestina

By Farid
Galeri

Falasi Zionis (5): Melawan Israel Itu Irasional

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account