Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Galeri

Falasi Zionis (5): Melawan Israel Itu Irasional

Published 30/10/2023 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

LiputanIslam.com – Narasi berikutnya yang kita bahas terkait dengan falasi menganggap seuatu yang berbeda sebagai hal yang pasti bertentangan. Perhatikan narasi dari kubu Zionis berikut ini.

“Dalam menghadapi Israel, mestinya orang-orang Palestina itu diam dulu, mengatur strategi, dan mencari celah untuk bernegosiasi atau berunding. Itulah pilihan yang rasional. Jadi, perilaku orang-orang Palestina sekarang ini menunjukkan bahwa mereka bukan orang yang rasional.”

Salah satu materi penting dari ilmu logika adalah pembahasan tentang kata-kata yang memiliki makna berbeda (differentia). Kata adalah simbol dari makna. Ketika dua kata disandingkan satu sama lain, makna dari masing-masing kata itu bisa jadi sama, atau berbeda. Contoh kata dengan makna sama adalah “orang” dengan “manusia”, “bisa” dengan “racun”, dan lain-lain. Sementara itu, kata-kata yang memiliki makna berbeda disebut kata yang “berbeda”. Sebagian besar kata-kata yang ada dalam kamus pikiran kita memiliki relasi berbeda ini, seperti kata “manusia” dan “batu”; “kucing” dan “matahari”, dan lain sebagainya.

Nah, salah satu kesalahan berpikir yang kerap muncul adalah falasi yang menyatakan bahwa semua yang berbeda itu bertentangan (kontradiktif) atau beroposisi satu sama lain. Padahal, tidak setiap yang berbeda itu pasti berlawanan, apalagi sampai menciptakan situasi dilematis di mana salah satunya harus kita pilih.

Konsep “perlawanan bersenjata” memang berbeda dengan konsep “berdiplomasi”. Tapi, apakah kedua langkah ini bersifat dilematis? Tentu saja tidak. Kedua langkah ini bahkan bersifat komplementer, alias saling melengkapi. Ingat, dulu para pendiri bangsa Indonesia menjadikan peristiwa “Serangan Umum 1 Maret 1948” sebagai dasar untuk melakukan diplomasi di tingkat dunia, sehingga Belanda dan sekutu akhirnya mengakui kemerdekaan Indonesia.

Dalam kasus Palestina, pilihan untuk bertahan dan melawan (choice of resistence), adalah pilihan yang bermartabat. Ketika Anda dirampok, anakmu diculik, istrimu dipukuli, dan adikmu dibunuh oleh para perampok yang kejam dan bersenjata, apa yang akan Anda lakukan? Diam saja?

Melawan adalah tindakan bermartabat, alih-alih irasionalitas. Sementara itu, berdiam diri saja saat kita dizalimi dan kehormatan kita dijatuhkan tak lebih dari sikap pengecut yang hina. Shame on you! (os/liputanislam)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account