Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Kajian Islam

Sejarah Arabia dalam Berbagai Versi (6)

Published 03/12/2014 5 Min Read
Share
5 Min Read
SHARE

Provinsi-provinsi di Arabia

sejarah arabAhli-ahli geografi Arab membagi negeri mereka, kecuali Mesopotamia dan Syria Arab, ke dalam lima provinsi. Yaitu Tihamah, Hijaz, Nejd, Yaman dan Arud. Banyak ahli geografi modern menganggap Tihamah sebagai bagian dari Hijaz. Rangkaian pegunungan terbesar di Arabia, Jabalus Sarat, membentuk garis demarkasi. Rangkaian itu, yang mulai dari ujung utara (Syria) dan berakhir di ujung perbatasan Arabia (Yaman) membelah Arabia menjadi dua bagian. Bagian timur dan bagian barat.

Bagian barat, yang lebih kecil daripada bagian timur, memanjang dari perbatasan-perbatasan Syria sampai perbatasan Yaman, dan melebar dari lereng pegunungan tadi sampai ke pantai Laut Merah. Bagian ini lebih dikenal sebagai Hijaz. Tanah rendah di bagian selatan Hijaz (bersebelahan dengan Yaman) dikenal sebagai Tihamah atau Ghor (yang arti harfiahnya tanah rendah). Bagian timur, yang umumnya tinggi, meluas dari pegunungan “Sarat” ke Mesopotamia, dikenal sebagai Nejd (tanah tinggi). jalur berbukit yang terletak antara Tihamah dan Nejd disebut Hijaz karena merupakan pemisah antara kedua negeri itu (Hijaz atau Hijaz secara harfiah berarti tirai atau penghalang). Yamama, Oman, Bahrain, dan kota-kota lain yang terletak antara Irak di batas selatan Nejd dan Teluk Persia, dikenal sebagai Arud, karena seluruh jalur ini membentuk garis lengkung. “Arud” berarti garis lengkung. Bagian selatan yang memanjang dari pantai-pantai Laut Merah sampai ke pantai-pantai Teluk Oman (kecuali Hijaz dan Arud) disebut Yaman, karena tanah disitu subur dan memberkati (Yumn, berarti karunia).

1. Provinsi Arud

Provinsi ini terdiri dari tiga distrik: Yamama, Bahrain, dan Oman.

  1. Yamama. Dibatasi di bagian timur oleh Oman dan Bahrain. Di bagian selatan oleh Ahqaf (gurun pasir). Di bagian barat oleh Hijaz dan sebagian Yaman. Dan di utara oleh Nejd. Bagian utara Yamama sangat subur. Pada zaman kuno, Yamama merupakan tempat tinggal suku Tasm dan Jad. Kota-kota terkenal di distrik ini adalah Hijr (atau Qariah), dan Ja’da. Puing-puing bangunan serta benteng-benteng dari kedau suku itu masih ada di Yamama sampai zaman kelahiran Islam. Kota Hijr, yang dikenal juga sebagai Qariah, menjadi pusat kegiatan provinsi ini. Zarqa, wanita bermata biru yang konon memiliki pandangan begitu tajam sehingga dapat menerawang musuh sejauh tiga hari perjalanan (yaitu 30 mil), adalah orang Yamama. Beberapa waktu sebelum kelahiran Islam, Yamama adalah tempat tinggal suku terkenal Banu Hanifah (anak suku dari Bakr bin Wail). Seorang utusan dari suku ini menunggu Nabi pada tahun ke-8 Hijriah dan memluk Islam. Tokoh licik Musailamah yang terbunuh dalam perang pada zaman pemerintahan Abu Bakar, juga berasal dari suku ini.
  1. Bahrain. Yang juga dikenal sebagai “al-Ihsa”, adalah sebuah kota pantai. Kota ini dibatasi di sebelah barat oleh Yamama dan Teluk Persia. Di sebelah timur dengan Irak di utara, dan Oman di selatan. Seperti sudah disebutkan, Bahrain dikenal oleh karena mutiaranya. Ribuan penyelam beramai-ramai mencari benda berharga itu di pantainya, tiap tahun. Dalam sejarah kuno dikisahkan, suku Jad (yang telah menduduki Yaman setelah mengalahkan suku Tasm) diusir oleh raja Hisan dari Yamama, dan mengungsi ke Bahrain. Kemudian, suku ‘Abdul Qais (keturunan dari Adnan) berhasil menduduki kota mutiara ini. beberapa keturunan Rabi’ah juga tinggal di sini. Pada abad keenam Masehi, Bahrain berada di bawah kekuasaan kerajaan Persia. “Manadhira”, raja muda Persia untuk Irak dan sekitarnya, memerintah distrik ini. penyair Arab termasyhur, Tarafah, dibunuh di Bahrain atas pemerintah keturunan Manadhira. Pada tahun ke-6 Hijriah, penguasa Bahrain, Mundhir, putra dari Sawi, memeluk Islam beserta seluruh warga Arabnya. Seorang utusan suku Abdul Qais dari Bahrain bertemu dengan Nabi. Peristiwa paling unik yang terjadi di Bahrain pada zaman Islam, adalah suku Qaramatah (Carmathians), yang separuh Muslim dan separuh majusi, memilih tempat ini sebagai pusat kegiatan politik mereka.

 

  1. Oman. Di timur, Oman dibatasi oleh Teluk Oman. Di sebelah selatan oleh Bahrain. Di sebelah barat oleh Ahqaf. Dan di utara oleh Yaman. Daerah-daerah pantai umumnya subur dan makmur. Pegunungan terbesar di provinsi ini adalah Akhdar, dengan ketinggian 3.000 meter. Pegunungan-pegunungan Oman kaya akan barang-barang tambang, sungai-sungainya menyimpan batu-batu permata, dan lembah-lembahnya merupakan tanah subur untuk jagung, buah-buahan, serta rempah-rempah. Oman juga dikenal karena kudanya, sapi, dan domba. Ahli-ahli sejarah Arab beranggapan, nama kota Oman berasal dari Uman bin Qahtan. Tetapi menurut Kitab Perjanjian Lama, nama itu berasal dari Uman bin Lut. Keturunan suku Azd, atau Asad, tinggal disini sebelum Islam. (hd/liputanislam.com)
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Kajian Islam

Hakekat Dzul Qarnain

By Rachel
Kajian Islam

Citra Buruk Yahudi dalam Al-Quran

By Farid
Kajian Islam

Mendekati Tuhan dengan Menjadi Orang yang Berilmu

By Farid
otong sulaiman
Kajian Islam

Falsafah Kematian: Mengenang Gugurnya Soleimani

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account