Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Kajian Islam

Sejarah Arabia dalam Berbagai Versi (4)

Published 28/11/2014 5 Min Read
Share
5 Min Read
SHARE

Suku-suku dari Arabia.

sejarah arabPenulis-penulis klasik hanya mengenal baik suku-suku Arabia yang mempunyai hubungan politik dan perdagangan dengan mereka. Ahli-ahli geografi Yunani dan Romawi di Alexandria (Pliny, Strabo, Diodorus, dan Ptolemy) telah menyebutkan sejumlah 50 atau 60 suku Arabia. Tetapi nama-nama suku tersebut disebutkan dalam bahasa Yunani, Alexandria, dan Romawi hingga sekarang sulit untuk diidentifikasi. Suku-suku di bawah ini dapat ditentukan, sesudah ditelusuri dengan teliti.

  1. ‘Ad-i-Aram. Ini merupakan suku Arabia tertua dan paling dikenal. Mereka tinggal dekat Hadramaut. Sebagian besar suku ini telah binasa sebelum penyerbuan Yunani. Hanya sebagian yaitu pengikut-pengikut Nabi Hud (Heber) yang selamat. Ahli-ahli geografi Yunani menyebut mereka “Adramitae” (Adram berarti Ad-i-Aram dan tae berarti suku). Sebagian orang menyangka bahwa perkataan “Adramitae” sama dengan Hadramaut. Tetapi ini mudah disangkal karena Hadramaut dalam bahasa Yunani diucapkan “Chatramotitai”.
  2. Thamud. Sebagian suku Thamud yang selamat dari hukuman Tuhan masih hidup di zaman penjajahan Yunani, di tempat tinggal mereka yang lama di Midian dekat Hijaz. Ahli-ahli geografi Romawi dan Yunani masing-masing menyebut suku ini dengan nama Thamydeni dan Thamyditae.
  3. Hadramaut. Pada zaman dulu, suku ini sama pentingnya dengan suku Yaman (baik dalam bidang politik maupun perdagangan. Orang-orang Yunani menyebut mereka “Chatramodtitai”.
  4. Nabata. Dua atau tiga abad SM, negeri yang memanjang dari Nejd ke pantai Laut Merah, Aqabah, dan padang pasir Syria, berada di bawah kekuasan Nibt, seorang putra Ismail. Yunani dan Romawi mempunyai hubungan diplomatik dengan suku Nabata yang tinggal di Petra.
  5. Kedar. Keluarga Kedar, seorang putra Ismail yang menurunkan Nabi Islam Muhammad telah memerintah Hijaz sejak 1000 SM. Orang Yunani mengucapkan Kedar dengan cara berbeda-beda. Yang paling tepat adalah “Cedarni”, yang diucapkan oleh Pliny.

Suku-suku Yaman, yaitu Minaei (Main dalam bahasa Arab) dan Subaei (Saba dalam bahasa Arab) telah dicertakan oleh orang-orang Yunani dengan terperinci. Mereka juga menyebut-nyebut Omanitai (Ammon) dan Gerrhai (penduduk Qaria yang terletak di Yamama) dalam buku-buku geografi mereka. Beberapa waktu sebelum kelahiran Islam, suku Mandhira memerintah di Hirah dan suku Ghassan di Syria, dibawah kekuasaan Kekaisaran Persia dan Roma. Penulis-penulis Yunani juga telah menerangkan dengan terperinci tentang orang-orang ini.

Negeri Arabia

Meskipun sebenarnya berbentuk semenanjung, Arabia oleh penduduknya selalu disebut sebagai pulau (Jazirat-ul-‘Arab). Orang Arab selalu menganggap negerinya sebagai pusat asal manusia. D.G. Hogarth, Sir William Muri, dan sarjana-sarjana modern lainnya, juga mencirikan Arabia sebagai jantung dari Dunia Lama. negeri-negeri yang berdekatan dengan Arabia adalah Persia di sebelah timur. India di sebelah selatan. Abyssinia, Sudah, dan Mesir di sebelah barat. Dan syria, Aljazair, dan Irak di sebelah utara.

Batas-batas Arabia.

Menurut ahli-ahli geografi Arab, Arabia dibatasi di sebelah barat oleh sebagian padang pasir Syria (memanjang dari Balqa sampai ke ‘Ila dekat ‘Aqabah). Di barat daya oleh Laut Merah, Midian, dan jalur dari Jeddah sampai ke pantai Yaman. Dan di selatan oleh Lautan Hindia, Aden, dan dari Zafar sampai ke Muhra. Di timur oleh Teluk Oman, Teluk Persia, Muhra, Oman, dan daerah dari Bahrain sampai ke Basrah dan Kufah. Dan di utara oleh Euphrate dan Balqa. Bila disederhanakan, Arabia dibatasi di sebelah timur oleh Teluk Persia dan Teluk Oman. Di sebelah selatan oleh Lautan Hindia. Di sebelah barat oleh Laut Merah. Di barat laut oleh Teluk ‘Aqabah, Syria, dan Palestina. Dan di timur laut oleh Euphrate.

Dengan membandingkan peta Arabia yang dibuat oleh ahli-ahli geografi Arab dengan Arabia menurut keterangan orang-orang Yahudi, Yunani, dan Romawi, ada satu hal yang menarik. Yaitu, menurut peta yang dibuat orang Arab, luas Arabia lebih sempit, karena seluruh semenanjung Sinai, sebagian Arabia, dan Syria tidak dimasukkan dalam peta. Alasannya tidak sulit dicari. Orang-orang Yunani telah menguasai daerah-daerah tersebut, dan orang-orang Arab tidak dapat merebut kembali sampai lahirnya Islam. Sehingga mereka tidak menganggapnya termasuk Arabia. Padahal, kenyataannya, daerah ini pun merupakan bagian dari Arabia dilihat dari persamaan ciri-cirinya.(hd/liputanislam.com)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Kajian Islam

Hakekat Dzul Qarnain

By Rachel
Kajian Islam

Citra Buruk Yahudi dalam Al-Quran

By Farid
Kajian Islam

Mendekati Tuhan dengan Menjadi Orang yang Berilmu

By Farid
otong sulaiman
Kajian Islam

Falsafah Kematian: Mengenang Gugurnya Soleimani

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account