Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Kajian Islam

Aturan Bertamu dan Menyambut Tamu

Published 28/07/2014 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

bertamuManusia adalah makhluk sosial (zoon politicon) yang tidak dapat hidup sendirian. Ia membutuhkan pertolongan orang lain dalam menjalani dan memenuhi kebutuhan hidupnya. Untuk itu, ia harus bekerjasama dan membangun hubungan yang baik sebagai sesama anggota masnyarakat. Dalam hubungan itulah, diperlukan jalinan silaturrahmi sesama manusia yang dapat dibentuk dengan cara saling mengenal dan saling mengunjungi untuk tercipta keakraban. Saling kunjung inilah yang disebut dengan bertamu.

Saling mengunjungi (bertamu) merupakan salah satu ajaran akhlak Islam yang sangat dianjurkan dan sangat dipuji oleh Allah swt. Imam Ja’far Shadiq as berkata, “Barangsiapa yang mengunjungi saudaranya karena Allah, maka Allah Azza wa Jalla berkata, ‘kepada-Ku engkau telah berkunjung dan Aku wajibkan bagimu pahala. Aku tidak ridha memberimu ganjaran selain surga.” Begitu pula, pertemuan antara kaum mukmin akan membawa dampak positif dan nilai-nilai mulia, “Berkunjunglah kalian satu sama lain, karena sesungguhnya kunjungan kalian dapat menerangi hati kalian dan karena kunjungan tersebut hadis-hadis kami disebut, dan hadis-hadis kami disampaikan oleh sebagian kalian kepada yang lain. Maka jika kalian mengambil hadits-hadits kami, kalian akan memperoleh petunjuk dan keselamatan dan jika kalian tinggalkan, kalian akan tersesat dan binasa. Karena itu, ikutilah hadis-hadis kami dan (maka) aku mengantarkan kalian ke jalan keselamatan.” Ungkap Imam Ja’far Shadiq as.

Begitu pula, bertamu ini menjadi tradisi tahunan yang begitu meriah di hari lebaran, ketika kita kembali kepada fitrah dan kembali mudik ke rumah. Karenanya, agar dalam kegiatan saling kunjung (bertamu) ini terjaga hubungan yang tetap baik, maka diperlukan aturan-aturan atau adab-adab bagi penerima tamu (tuan rumah) dan orang yang bertamu. Diantara adab-adab dalam bertamu adalah :

  1. Berniat ikhlas kepada Allah swt untuk menyambungkan tali silaturrahmi, dan bukan untuk berbuat maksiat kepadanya. Alangkah baiknya, jika membawa oleh-oleh untuk menyenangkan tuan rumah.
  2. Memilih waktu yang tepat sehingga tidak menggangu tuan rumah. Hal ini dapat dilakukan dengan mengadakan janji terlebih dahulu.
  3. Ucapkan salam, ketuklah pintu dan panggillah tuan rumah dengan suara yang wajar sehingga tidak mendatangkan kegaduhan. Kemudian masuklah ke rumah tuan rumah jika telah mendapatkan izinnya.
  4. Sebaiknya jangan memasuki rumah yang hanya dihuni seorang wanita, atau pada saat suami atau saudaranya tidak berada dirumah, karena dapat menimbulkan fitnah.
  5. Duduk dan berbicaralah dengan bahasa yang sopan sesuai dengan norma-norma masyarakat yang ada.
  6. Jangan membuat tuan rumah bosan dan jenuh karena kunjungan kita yang terlalu lama, sehingga mengganggu aktivitasnya yang lain.
  7. Permisilah kepada tuan rumah jika telah selesai dan mintalah maaf kepadanya, karena mungkin kehadiran dan tingkah laku kita kurang berkenan di hatinya.

Adapun adab bagi tuan rumah yang menerima tamu adalah :

  1. Menyambut tamu dengan ikhlas, sopan dan ramah tamah.
  2. Mempersilahkannya masuk dan menempatkannya di tempat yang sesuai dan terhormat.
  3. Berilah hidangan yang dapat memuaskan tamu sesuai dengan kemampuan. Selain itu, berusahalah untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan tamu sehingga tidak mengecewakannya.
  4. Berbicaralah dengan sopan dan muliakanlah tamu tersebut.
  5. Janganlah memuat tamu merasa kehadirannya tidak diharapkan. Untuk itu bersikaplah dengan baik, riang, dan penuh persaudaraan.
  6. Ucapkanlah terima kasih atas kunjungannya, serta mohon maaflah jika ada penyambutan yang kurang sesuai di hati tamu itu.
  7. Jika ingin pulang, maka antarkanlah tamu hingga keluar rumah atau sampai kendaraanya sebagai suatu bentuk penghormatan kita kepadanya.

Insya Allah dengan adab-adab di atas, kita akan senantiasa dapat menyambung silaturrahmi dengan saling kunjung bukan hanya secara jasadiyah, tetapi juga secara ruhaniyah. (hd/liputanislam.com)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Kajian Islam

Hakekat Dzul Qarnain

By Rachel
Kajian Islam

Citra Buruk Yahudi dalam Al-Quran

By Farid
Kajian Islam

Mendekati Tuhan dengan Menjadi Orang yang Berilmu

By Farid
otong sulaiman
Kajian Islam

Falsafah Kematian: Mengenang Gugurnya Soleimani

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account