Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Kajian Islam

Abu Thalib Pemilik Cinta (5)

Published 06/02/2014 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

abu thalib

LiputanIslam.com — Kekuatan Rasul bertambah kokoh sehingga jauhlah jarak di antara Bani Hasyim dan Muthalib dengan kaum Quraisy. Abu Thalib semakin mewaspadai kaum Quraisy terhadap Rasul melebihi hari – hari sebelumnya. Ia selalu melindunginya dan selalu merasa khawatir bila malapetaka menimpanya. Rasul hampir tidak pernah jauh dari pandangannya agar kesusahan dan kesulitan tidak terjadi padanya.

Abu Thalib pernah merasa kehilangan anak saudaranya ini. Ia terus menerus mencarinya tetapi tidak menemukannya. Oleh karena itu, ia mulai cemas dan khawatir, serta wajahnya menjadi pucat karena bercampurnya kegelisahan, kesedihan dan ketakutan terutama setelah ia mendengar bahwa kaum Quraisy berencana akan membunuh Muhammad untuk menghentikan dakwah Islam.

Ia memanggil pemuda dari kalangan Bani Hasyim dan Muthalib. Ia memerintahkan kepada mereka agar menyembunyikan senjata tajam masing – masing di balik baju. Kemudian ia menyuruh setiap orang dari mereka berdiri di samping pemuka Quraisy dan memberi tanda. Apabila ia telah berputus asa mencari Muhammad dan atau darahnya telah tumpah sia- sia padahal darahnya yang tertumpah tidak sebanding dengan darah mereka semua atau jika Muhammad telah terbunuh, maka mereka dapat  mendatangi para pemuka Quraisy itu dalam sekejap mata dengan menghunus senjata tajam sehingga mereka tidak memiliki kesempatan untuk membalas.

Masing – masing pergi menuju sasarannya. Anak- anak muda itu mulai menempati tempat masing – masing yang telah ditentukan oleh Abu Thalib. Ia sendiri pergi ke berbagai tempat untuk mencari anak saudaranya.

Kemudian, ia menemukannya dalam keadaan baik, tidak terluka sedikitpun, Abu Thalib menggandeng tangannya dan membawanya ke tengah – tengah khalayak Quraisy sambil berteriak kepada mereka, “Wahai sekalian kaum Quraisy, tahukah kalian apa yang telah aku sembunyikan?”

Anak – anak muda dari Bani Hasyim dan Muthalib pun memperlihatkan senjata mereka yang telah disembunyikan untuk menantang mereka dan menunjukkan kekuatannya  kepada mereka. Tampaklah kekalahan pada wajah kaum Quraisy, yang paling tampak jelas adalah wajah Abu Jahal. Abu Thalib berkata kepada mereka,

“Demi Allah, kalau kalian membunuhnya maka aku tidak akan membiarkan siapapun dari kalian tetap hidup hingga kami dan kalian binasa!”

Kemudian, Abu Thalib menggubah bait – bait syair. Di dalamnya ia memuji anak saudaranya, setelah mencela kaum Quraisy dan menyatakan ia berpihak kepada Muhammad dan keluarganya. Dialah pengasuh dan pemeliharanya, yang kecintaan kepadanya tertanam di dalam hatinya dan memenuhi dadanya. Ia bukanlah seorang pemutus tali silaturahmi.

Sampaikanlah kepada Quraisy apa yang terjadi

Terdapat tipuan dari semua rahasia

Aku dan para pelantun tasbih setiap hari

Dan apa yang dibaca ahli surga yang masyur

Pelindung dan pemelihara bagi keluarga Muhammad

Dan dengan cintaku sepenuh dada dan batin

Bukanlah aku pemutus kekeluargaan dan dari anakku

Walaupun para jagal menjalankan kezalimannya

Apakah mereka suruh anak – anak yang lemah untuk membunuh Muhammad?

Dan perintah itu merupakan kelaliman

Demi ayahmu, kaum Quraisy tidak beroleh

Dan tidak mengimani petunjuk walau mereka ditunjuki

Anak saudaraku jantung hati bagiku

Airnya jernih banyak berlimpah

Sesudahnya anak anak minum sampai puas

Dan Ahmad telah menjanjikan baginya kubur.

 

Dikutip dari buku Abu Thalib Mukmin Quraisy, karya Abdullah al -Khanizi (LiputanIslam.com/AF)

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Kajian Islam

Hakekat Dzul Qarnain

By Rachel
Kajian Islam

Citra Buruk Yahudi dalam Al-Quran

By Farid
Kajian Islam

Mendekati Tuhan dengan Menjadi Orang yang Berilmu

By Farid
otong sulaiman
Kajian Islam

Falsafah Kematian: Mengenang Gugurnya Soleimani

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account