Gibraltar,LiputanIslam.com-Kanal Euro News pada hari Kamis (15/8) mengutip dari seorang pejabat senior Gibraltar mengabarkan, Washington berniat untuk menyita kapal tanker Grace 1 demi kepentingan AS.

“Berdasarkan sejumlah klaim yang disampaikan kepada pemerintah lokal Gibraltar, AS meminta agar kapal tanker ini disita. Klaim-klaim AS ini akan dikaji hari ini pukul 16.00 waktu setempat,”kata pejabat itu kepada Euro News.

Baca: Militer AS di Teluk Mengaku Siap Bertempur Jika Ada Perintah

Harian terbitan Inggris, Sun, pada dini hari tadi mengabarkan, kapal tanker Grace 1 akan dibebaskan hari Kamis ini. Meski demikian, pengadilan tinggi Gibraltar pagi tadi mengumumkan, Washington melayangkan sejumlah tuduhan baru atas Grace 1 dan menuntut agar kapal tanker itu disita.

Tanker yang memuat lebih dari 2 juta barel minyak mentah Iran ini ditahan angkatan laut Inggris sekira 2 bulan lalu. Gibraltar mengklaim, tanker ini akan membawa minyak itu ke Suriah, sehingga didakwa telah melanggar embargo Uni Eropa atas Damaskus. Padahal, negara-negara di luar Uni Eropa, termasuk Iran, tidak diharuskan untuk mematuhi embargo-embargo Brussels. Selain itu, Teheran menegaskan, tujuan muatan itu bukan Suriah.

Harian The Guardian beberapa waktu lalu mengungkapkan, kapal tanker itu pada dasarnya ditahan atas provokasi pemerintah AS. (af/alalam/fars)

Baca Juga:

Inggris Mulai Kirim Kapal Perang ke Teluk Persia

Zarif Sebut Koalisi Maritim AS Jalan di Tempat

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*