Sumber: IRNA

Tehran,LiputanIslam.com—Menlu Iran, M. Javad Zarif, mengecam keras gagasan tentang campur tangan militer asing di Teluk Persia. Sebuah kecaman yang sebetulnya tertuju pada koalisi maritim yang sedang dibentuk oleh AS di Teluk Persia.

“Koalisi tersebut jalan di tempat,” ucap Zarif pada Senin (12/8) saat menemui kolega Qatarnya, Mohammed bin Abdulrahman Al-Thani, saat berkunjung ke Doha.

Menurutnya, hadirnya militer asing di kawasan justru akan memperkeruh keadaan. Bagi Zarif, urusan keamanan Teluk Persia harus diserahkan pada negara-negara kawasan secara total, tanpa adanya campur tangan asing.

Pada Juli lalu, AS telah mengumumkan rencananya untuk membentuk koalisi maritim untuk melindungi kapal-kapal yang berlayar di Selat Hormuz dari ancaman Iran. Langkah ini diambil saat Washington sendiri sedang berusaha mencekal penjualan minyak Iran, sebagai sanksi ekonomi AS terhadap Iran.

Baca:Pompeo dan Bin Salman Bahas Penguatan Keamanan maritim

Pada 30 Juli, AS secara resmi meminta Jerman untuk bergabung dengan Inggris dan Prancis di dalam koalisi maritim pimpinan AS tersebut. Namun, Jerman secara tegas menolak permintaan itu. Tak hanya Jerman, bahkan Jepang pun menolak untuk berada di bawah komando AS. Jepang lebih memilih menerjunkan sendiri kapal perang mereka untuk mengamankan kepentingan minyak negaranya. (fd/Presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*