Ankara,LiputanIslam.com-Presiden Turki menyatakan, masuknya tentara Suriah ke kota Manbij di Aleppo bukan hal negatif. Recep Tayyip Erdogan mengatakan, para teroris-lah yang harus angkat kaki dari kawasan itu.

Dilansir dari Reuters, Erdogan mengabarkan bahwa dalam perbincangan telepon dengan presiden AS, dirinya telah menegaskan tak akan mengumumkan gencatan senjata di utara Suriah.

“Saya mengatakan kepada Trump bahwa Turki tak akan berunding dengan teroris,”imbuhnya.

Baca: Antisipasi Konflik, Militer Rusia Berpatroli di Manbij

Donald Trump pada Selasa )15/10) mengatakan, Mike Pence (wapres AS) dan Mike POmpeo (menlu AS) akan mengunjungi Turki pada hari Rabu untuk berdialog dengan Erdogan.

“Tujuan operasi militer di utara Suriah adalah mengusir milisi Kurdi dari perbatasan Suriah hingga jarak 32 km ke arah dalam negara ini,”tandas Erdogan.

Dia menambahkan, tujuan operasi militer negaranya sudah jelas. Erdogan juga mengaku dirinya tidak khawatir akan dijatuhi sanksi.

“Perundingan dengan AS dan Rusia terkait kota Kobani dan Manbij masih terus berlanjut,”imbuhnya.

Trump pada hari Senin lalu mengumumkan diberlakukannya sanksi atas sejumlah pejabat pemerintah Turki. Sanksi atas Turki meliputi penambahan tarif baja dari 25 hingga 50 persen dan penangguhan negosiasi dagang senilai 100 milyar dolar antara Washington dan Ankara. (af/alalam/irna)

Baca Juga:

PM Pakistan: Trump Ingin Saya Memediasi Iran-AS

Kongres AS Ancam Penjarakan Pejabat Pemerintah Trump yang Enggan Bersaksi

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*