Ankara,LiputanIslam.com-Juru bicara kepresidenan Turki mengecam kebijakan AS terhadap milisi Kurdi Suriah dalam beberapa tahun terakhir. Ibraim Kalin menyatakan, “teroris yang didukung AS” telah melakukan perubahan demografis di utara Suriah.

Stasiun televisi TRT melaporkan, Kalin dalam jumpa pers Rabu (16/10) mengatakan, sejumlah pihak berupaya mengesankan bahwa operasi militer Turki di utara Suriah menyasar orang-orang Kurdi. Dia mengaku bahwa kabar itu tidak benar.

“Operasi ‘Mata Air Perdamaian’ tidak ditujukan kepada etnis Kurdi, tapi menargetkan kelompok teroris YPG/PKK. Negara-negara yang menganggap kelompok ini sebagai sekutunya, harus merevisi kalkulasi mereka,”ujarnya.

Baca: Turki Mengaku Tak Mencemaskan Kehadiran Tentara Suriah

Menurut Kalin, operasi militer negaranya tidak akan membiarkan terjadinya perubahan demografis di utara Suriah.

Dia juga menyinggung kecaman terhadap Turki lantaran operasi militernya di Suriah. Kalin mengatakan, pihak-pihak yang mengecam operasi militer ini marah karena “kehilangan pasukan infanterinya” di Suriah.

Kebijakan AS terhadap milisi Kurdi di utara Suriah juga tak luput dari kritikan Kalin. Dia berkata,”Sangat tidak bisa diterima bahwa AS memberi bantuan senjata kepada sebuah kelompok teroris untuk menumpas kelompok teroris lain (ISIS).”

Juru bicara kepresidenan Turki menegaskan, sanksi-sanksi Washington atas Ankara tidak akan menghentikan operasi militernya. Kalin mengklaim, operasi militer Turki telah “menggagalkan sejumlah konspirasi dalam satu waktu.” (af/alalam/fars)

Baca Juga:

PM Pakistan: Trump Ingin Saya Memediasi Iran-AS

Mogherini: Kami Tak Ingin Kurdi Dekat dengan Assad dan Rusia

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*