Damaskus,LiputanIslam.com-Suriah mengecam statemen Turki soal kemungkinan serangan militer ke wilayahnya. Damaskus menyatakan, pihaknya akan menggunakan segala cara untuk menghadapi invasi Ankara.

“Suriah mengecam keras pernyataan dan niat rezim Turki serta mobilisasi pasukan di wilayahnya,”kata seorang sumber resmi di kemenlu Suriah.

Dilansir dari kantor berita Suriah, SANA, sumber itu menyebut berkumpulnya pasukan Turki di perbatasan Suriah sebagai “pelanggaran terhadap hukum internasional dan resolusi DK PBB terkait kedaulatan Suriah.”

Baca: Kelompok-Kelompok Militan Dukungan Turki di Suriah Dikerahkan Menuju Manbij

“Damaskus menyatakan, tindakan Erdogan secara jelas menunjukkan niat ekspansif Turki di wilayah Suriah. Tindakan ini tidak bisa dijustifikasi dengan dalih apa pun, serta berlawanan dengan klaim Turki yang ingin menjaga keamanan perbatasan,”imbuhnya.

Sumber ini menegaskan, Suriah bertekad menjaga kedaulatannya dan akan menghadapi invasi Turki dengan segala cara yang legal. Damaskus juga menyatakan siap menerima kembali “orang-orang yang tertipu.”

Dia mengatakan, jika rezim Erdogan bersikeras melakukan invasi, berarti dia menempatkan dirinya di barisan teroris dan akan kehilangan posisinya sebagai penjamin berjalannya perundingan Astana. Langkah ini, kata sumber itu, adalah pukulan mematikan atas semua proses politik (untuk mengatasi krisis Suriah).

Sebelum ini, Turki mengumumkan akan melancarkan operasi militer di timur sungai Efrat yang dikuasai milisi Kurdi (SDF). Gedung Putih pada hari Senin lalu (7/10) mengumumkan akan menarik pasukan AS dari utara Suriah. AS menyatakan tidak akan membantu milisi Kurdi dalam menghadapi serangan Turki. (af/fars)

Baca Juga:

Di Balik Tawaran Rekonsiliasi Saudi

Saudi Gunakan Sepakbola sebagai Kedok Normalisasi Hubungan dengan Israel

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*