Damaskus,LiputanIslam.com-Direktur Pengawas HAM Suriah (yang dekat dengan oposisi) mengabarkan, tentara Suriah pada Minggu malam (18/8) telah memasuki kota Khan Sheikhoun di selatan provinsi Idlib.

“Tentara pemerintah pada malam ini telah tiba di Khan Sheikhoun. Mereka terus maju di tengah pertempuran sengit,”kata Rami Abdurrahman kepada AFP.

“Ini adalah kali pertama tentara Suriah memasuki Khan Sheikhoun, setelah kehilangan kendali atas kota ini lima tahun lalu,”lanjutnya.

Baca: IRGC: Keterlibatan Israel di Teluk Bisa Jadi Pemicu Perang

Tentara Suriah dilaporkan memasuki kota dari arah barat laut dan menduduki sejumlah gedung.

Kantor berita resmi Suriah, SANA, melaporkan, tentara Suriah menggempur basis-basis teroris Jabhat al-Nusra di poros Kafridon dan al-Sabbaghiya di sekitar Khan Sheikhoun. Sejumlah teroris tewas dan sebagian lainnya melarikan diri.

Menurut laporan Sputnik pada Minggu kemarin, tentara Suriah di selatan Idlib bergerak dari Madaya dan membebaskan dataran tinggi serta ladang-ladang di sekitar Khan Sheikhoun. Mereka juga mengepung kelompok teroris di kota penting tersebut.

Pergerakan tentara Suriah di Idlib bermula sejak Jabhat al-Nusra mengumumkan tidak berkomitmen dengan gencatan senjata dan kesepakatan damai (antara Turki dengan Suriah, Rusia, dan Iran).

Kesepakatan gencatan senjata di Idlib dibuat pada awal Agustus lalu antara pemerintah Suriah, kelompok oposisi, dan negara-negara penjamin (Rusia, Iran, dan Turki). Namun sehari setelahnya, Abu Muhammad al-Jaulani (pemimpin Jabhat al-Nusra) menyatakan kesepakatan itu tidak mengikat kelompoknya. Tentara Suriah bereaksi dengan merilis statemen soal dilanjutkannya operasi militer. (af/alalam)

Baca Juga:

8 Pesan Yaman dari Serangan Nirawaknya ke Fasilitas Minyak Shaybah

Politisi Inggris: Alquran Tak Boleh Dibaca di Negara Ini

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*