Beirut,LiputanIslam.com-Unjuk rasa warga Lebanon dalam dua hari terakhir mendapat sorotan dari sekjen Hizbullah. Sayyid Hasan Nasrullah menyatakan, sebagian pejabat Lebanon saat ini enggan bertanggung jawab dan justru menyalahkan pihak lain.

“Kondisi ekonomi Lebanon saat ini tidak terwujud dalam satu jam, satu bulan, atau satu tahun. Ini merupakan hasil dari beberapa faktor yang menumpuk selama berdekade-dekade. Semua pemegang jabatan dalam 30 tahun lalu punya tanggung jawab atas kondisi saat ini dan harus mengembannya,”kata Sayyid Nasrullah dalam sebuah acara di Baalabak, Sabtu (19/10).

Menurutnya, mengundurkan diri dari jabatan tidak akan menyelesaikan masalah. Sayyid Nasrullah mengatakan, mengundurkan diri adalah pekerjaan paling gampang, dan siapa pun tidak berhak untuk berkelit dari tanggung jawabnya.

Sekjen Hizbullah menyebut dua bahaya utama yang mengancam Lebanon saat ini, yaitu krisis moneter dan amarah publik jika terjadi kesalahan dalam mengatasi krisis. Ia meyakini, bangsa Lebanon sanggup mencegah krisis moneter tanpa membangkitkan amarah rakyat.

Baca: Lebanon Bergejolak Akibat Rencana Kenaikan Pajak

Ditujukan kepada para pejabat Lebanon, Sayyid Nasrullah mengatakan, kesimpulan terpenting dari unjuk rasa warga adalah mereka tidak mau dibebani pajak dan biaya-biaya baru. Menurutnya, Lebanon bukan negara miskin, tapi hanya butuh manajemen yang tepat dan efektif.

“Kami tidak mendukung mundurnya pemerintahan saat ini. Alasannya, mustahil pemerintahan baru bisa dibentuk dalam waktu satu tahun ke depan,”tandasnya.

“Sebagian orang bicara soal pembentukan pemerintahan teknokrat. Saya tegaskan, pemerintahan teknokrat tak akan sanggup bertahan, walau hanya untuk dua pekan. Siapa pun yang hari ini menghendaki pemerintahan teknokrat, akan menjadi orang pertama yang ingin membubarkannya,”imbuhnya.

Sekjen Hizbullah menegaskan, unjuk rasa warga Lebanon benar-benar tulus, karena tidak ditunggangi partai, organisasi, atau kedubes asing mana pun.

“Jika tiba waktunya Hizbullah untuk turun ke jalan, kalian akan melihat kami di jalanan. Jika dirasa perlu kami harus turun ke jalan untuk menentang pemberlakuan biaya-biaya baru, kami akan datang dan tak akan beranjak sampai tujuan-tujuan kita dipenuhi,”pungkasnya. (af/alalam)

Baca Juga:

Al-Hariri Beri Waktu 72 Jam kepada Partai-partai untuk Cari Solusi

Wamenlu: Iran Akan Terus Kurangi Komitmen JCPOA Sampai Keinginannya Terpenuhi

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*