Beirut, LiputanIslam. Com—Banyak orang berdemonstrasi di Beirut dan beberapa wilayah lain di Lebanon merespon rencana pemerintah untuk mengenakan pajak baru di tengah krisis ekonomi yang kini melanda negara itu.

Para demonstran berbaris di depan kantor pusat pemerintah dan gedung parlemen di Beirut pada Kamis (17/10). Sayangnya, aksi ini direspon oleh sejumlah besar personil kepolisian anti huru hara yang dikerahkan untuk meredam aksi massa.

Kantor berita Sputnik melaporkan, para pengunjuk rasa sempat meneriakkan: “Revolusi.”

Kantor Berita Nasional yang dikelola pemerintah mengatakan, sempat terjadi insiden penembakan oleh seorang pengawal pejabat pemerintah Lebanon terhadap para demonstran yang mencoba menutup jalan. Meski begitu, belum ada laporan korban jiwa usai insiden tersebut.

Baca: Hubungan Trump-Netanyahu Memburuk, Pompeo Emban Misi Berat ke Israel

Pemerintah Lebanon sedang membahas anggaran tahun 2020 dan usulan pajak baru terhadap beberapa sektor seperti: tembakau, bensin dan panggilan suara berbasis internet seperti WhatsApp, IMO dan Facebook. (fd/Sputnik)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*