Sumber: Farsnews

Tehran,LiputanIslam.com—Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Seyyed Abbas Araqchi, mengatakan Teheran bertekad untuk terus mengurangi komitmennya di bawah kesepakatan nuklir multinasional 2015, yang secara resmi dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA), hingga tuntutan hukumnya dipenuhi oleh para penandatangan Eropa.

Hal ini disampaikan Araqchi saat bertemu dengan mitra Swedianya, Anika Soder, di Tehran pada Rabu (16/10) saat acara konsultasi politik Iran-Swedia putaran kelima berlangsung.

Araqchi menyebut keputusan Iran tidak akan berubah sampai apa yang diinginkan oleh Iran bisa dipenuhi oleh orang-orang Eropa.

Sesuai dengan Pasal 26 dan 36 JCPOA, Iran, sejak Mei, telah melalui tiga tahap dalam menskalakan kembali bagian dari komitmennya sebagai pembalasan atas penarikan Washington dari perjanjian dan kegagalan Eropa untuk melindungi Iran terhadap sanksi yang diberikan AS.

Iran telah memberikan dua bulan lagi kepada penandatangan Eropa untuk mengambil tindakan yang berarti untuk menyelamatkan JCPOA karena proses diplomatik yang dipimpin Perancis sedang berlangsung di antara kedua belah pihak.

Teheran mengatakan Iran akan mengukuhkan komitmennya kembali begitu Eropa menemukan cara praktis untuk melindungi ekonomi Iran dari sanksi sepihak AS.

Araqchi mengatakan meskipun Washington menarik diri dari JCPOA dan memberlakukan kembali sanksi, Iran telah mencoba untuk tetap membuka pintu dialog dan diplomasi kepada negara-negara lainnya.

“Keputusan Iran untuk melakukan perlawanan maksimum dilakukan sebagai tanggapan terhadap tekanan maksimum Washington kepada Republik Islam,” kata pejabat itu.

Baca: Iran Pastikan Tahap III Pengurangan Komitmen JCPOA

Merespon hal itu, Soder mengatakan bahwa Swedia bersama dengan negara-negara Eropa lainnya akan melanjutkan upaya untuk melestarikan kesepakatan nuklir Iran.

Selama pertemuan itu, Araqchi dan Soder juga membahas perkembangan internasional terbaru serta masalah kepentingan bersama.(fd/Presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*