Washington,LiputanIslam.com-Inspektur Operation Inherent Resolve (OIR) di kementerian pertahanan AS dalam laporan tahunannya mengklaim, para teroris ISIS tengah berpindah ke Suriah dan memperkuat posisinya di Irak.

Tampaknya Donald Trump harus ‘diapresiasi,’ karena telah membeberkan wajah AS yang sebenarnya dan membuka kedoknya kepada masyarakat dunia. Saat ini, AS bukan hanya terkucil di kalangan para sekutunya, tapi juga tidak sanggup membentuk koalisi internasional dalam sebuah isu internasional.

Baca: Iran Ancam Gempur Pangkalan-Pangkalan Militer AS

Klaim Pentagon bahwa ISIS sedang berpindah ke Suriah dan memperkuat posisinya di Irak tidak hanya menunjukkan kontradiksi di pemerintahan AS saja, tapi juga membongkar kebohongan masif pemerintahan Trump.

Ada sejumlah poin yang perlu disebutkan di sini:

Pertama, andai klaim Pentagon memang benar, bahwa keberadaan ISIS di Suriah lantaran keluarnya militer AS dari negara itu, pertanyaannya adalah: kenapa ISIS masih berada di Irak, padahal di sana ada banyak serdadu dan pangkalan militer AS?

Kedua, andai AS memang benar-benar memerangi ISIS dan kelompok-kelompok teroris di Irak dan Suriah, lalu kenapa Washington menjatuhkan sanksi kepada semua pihak yang juga memerangi ISIS di dua negara tersebut? Mulai dari IRGC, al-Hashd al-Shaabi, Hizbullah, hingga pemerintah Iran dan Suriah?

Ketiga, andai AS serius memerangi ISIS, atas dasar apa Washington mengizinkan Israel menyerang pihak-pihak yang memerangi kelompok teroris itu?

Keempat, AS dalam laporan-laporannya juga harus menyertakan dokumen-dokumen yang meliputi rekaman suara, foto-foto peralatan perang, dan dukungan logistik yang diberikannya kepada ISIS di Irak dan Suriah.

AS berkhayal bahwa karena ia memiliki kekuatan militer, maka ia bisa memaksa pihak lain untuk mematuhi kehendaknya, sedangkal atau seburuk apa pun kehendak tersebut. Namun harus diingat bahwa negara-negara di kawasan sudah tahu bahwa ISIS dan kelompok teroris lainnya adalah buatan AS. Inilah yang mendorong orang-orang Irak dan Suriah mengangkat senjata untuk membasmi ISIS. (af/alalam)

Baca Juga:

Rouhani: Perang Terhadap Iran Adalah Induk Segala Perang

Inggris Putuskan Bergabung dengan Koalisi Anti-Iran di Teluk

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*