Beirut,LiputanIslam.com-Menteri luar negeri AS, Mike Pompeo, berbicara dengan PM Lebanon via telepon, Minggu sore (25/8). Mereka membahas tentang perkembangan terakhir di Lebanon dan kawasan.

Dilansir dari situs Lebanon 24, Pompeo menekankan pentingnya mencegah segala gesekan dan agar semua pihak menahan diri agar tidak terjadi krisis yang lebih buruk.

Baca: Pasca Insiden Jatuhnya ‘Drone’, Israel Kirim Jet Tempurnya ke Lebanon

Saad Hariri juga menyatakan, Lebanon tetap berkomitmen kepada kesepakatan-kesepakatan internasional, termasuk resolusi 1701. Dia juga memperingatkan pelanggaran yang dilakukan Rezim Zionis terhadap resolusi ini dan penodaan kedaulatan Lebanon. Hariri menegaskan, Israel harus segera menghentikan ‘petualangannya.’

PM Lebanon juga menyatakan, negaranya berupaya untuk menahan diri dan berusaha untuk mengurangi ketegangan.

Sumber-sumber lokal di Beirut mengabarkan terdengarnya suara ledakan pada Minggu dini hari waktu setempat. Beberapa saat kemudian, stasiun televisi al-Jazeera mengutip kesaksian para saksi yang melihat benda terbakar di jalanan Beirut usai jatuh dari angkasa. Tentara Lebanon dalam statemennya menyatakan, benda itu adalah nirawak milik Israel.

PM Lebanon menyebut terbangnya dua nirawak Israel di angkasa Beirut sebagai bentuk invasi dan pelanggaran kedaulatan negaranya, juga pelanggaran resolusi 1701 PBB.

Resolusi 1701 dirilis Dewan Keamanan PBB pada 11 Agustus 2006 untuk mengakhiri Perang 33 Hari antara Hizbullah dan Israel. (af/alalam/fars)

Baca Juga:

Nasrallah: Netanyahu Sedang Menggiring Israel Menuju Jurang Kebinasaan

Pasukan Relawan Irak Mengaku Mendapat Serangan Drone Israel

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*