Damaskus,LiputanIslam.com-Harian Israel, Haaretz, membahas perkembangan krisis Suriah yang telah berlangsung 8 tahun. Haaretz menulis, sudah jelas bagi semua orang bahwa Bashar Assad keluar sebagai pemenang di perang ini.

Haaretz menuding petinggi AS, Israel, dan Turki hanya berpangku tangan melihat kemenangan Assad. “Dalam perkembangan di utara Suriah, usai Trump meninggalkan kelompok Kurdi sendirian, Assad mampu menancapkan kekuasaanya di bagian besar terakhir (yang masih tersisa) di Suriah,”tulis Haaretz.

Harian Israel ini menyatakan, pemerintah Suriah kini telah menguasai kembali hampir semua wilayahnya, kecuali “kawasan aman” yang diklaim Turki dan sebagian kecil daerah di barat daya perbatasan Yordania.

Baca: Turki Mengaku Tak Mencemaskan Kehadiran Tentara Suriah

“Liga Arab tak lama lagi akan mencantumkan Assad dalam daftarnya…Ada juga banyak negara yang berpartisipasi dalam rekonstruksi Suriah, seperti Tiongkok,”tulisnya.

Haaretz berpendapat, Assad bisa menang dalam perang lantaran dukungan vital dari Iran, sumber daya manusia yang meliputi pejuang Lebanon, Irak, dan Afghanistan, minyak, dan senjata.

“Bahkan ketika semua ini masih belum cukup, Rusia terjun ke lapangan dan melancarkan operasi udara di kawasan yang diduduki oposisi. Meski sebelum Rusia melibatkan diri pada September 2015, dia (Assad) juga sanggup bertahan selama 4 tahun,”imbuhnya.

Menurut Haaretz, di awal krisis Suriah, sejumlah diktator di Tunisia, Mesir, dan Libya digulingkan dari kekuasaan mereka. Saat itu, Assad pun diprediksi akan menjadi korban selanjutnya dari “Musim Semi Arab.”

“Para petinggi intelijen Israel saat itu meramalkan, Assad akan terguling dalam hitungan hari atau pekan. Namun mereka melupakan dukungan Iran dan para sekutunya,”tandas Haaretz.

“Seharusnya Obama, Netanyahu, dan Erdogan tidak membiarkan Assad meraih kemenangan,”pungkasnya. (af/alalam/fars)

Baca Juga:

PM Pakistan: Trump Ingin Saya Memediasi Iran-AS

Kongres AS Sepakat Batalkan Keputusan Trump Soal Suriah

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*