Teheran,LiputanIslam.com-Media-media dunia mengabarkan, akhirnya pemerintah lokal Gibraltar membebaskan kapal tanker Grace 1 pada hari Kamis (15/8), setelah ditahan hampir 1,5 bulan.

Grace 1 adalah kapal tanker yang memuat minyak mentah Iran dan ditahan marinir Inggris pada 4 Juli lalu. Iran bereaksi keras dan menyebutnya sebagai “pembajakan.”

Pada tanggal 14 Juli, IRGC menahan kapal tanker Swedia berbendera Inggris “Stena Impero” di Selat Hormuz. Penahanan dilakukan karena kapal itu dianggap membahayakan jalur pelayaran dan tidak mengindahkan peringatan pihak pelabuhan.

BacaGrace 1 Dibebaskan, Iran: Kami Tidak Menjanjikan Apa Pun

London mengirim sejumlah mediator untuk menyelesaikan krisis dengan Teheran ini. Menlu Oman yang mewakili Inggris sempat menawarkan agar Iran membebaskan tanker Inggris dan sebagai gantinya, Grace 1 akan dibebaskan. Namun tawaran ini ditolak mentah-mentah Iran.

Oman juga sempat mengusulkan agar Stena Impero dibawa ke perairannya, kemudian jika Grace 1 sudah dilepas, maka tanker Inggris juga akan segera dibebaskan.

Iran tetap menolak usulan itu dan menegaskan, Inggris adalah pihak yang memulai konflik, sehingga mereka yang harus membebaskan Grace 1 terlebih dahulu.

Inggris sadar, jika perselisihan ini terus berlanjut, ada kemungkinan Iran akan menahan kapal-kapal Inggris lebih banyak lagi. Sebab itu, Inggris tidak ingin terperosok di lubang yang digali AS.

Pasca ditahannya tanker Inggris di perairan Iran, Washington mengumumkan bahwa London harus melindungi kepentingannya sendiri di Teluk Persia. Sikap ini membuat AS tak lagi dipercayai sekutu terdekatnya, yaitu Inggris. Dengan demikian, Inggris memutuskan untuk mencegah perseteruan dengan Iran berlanjut ke level yang lebih buruk.

AS sendiri di saat-saat terakhir justru mempermalukan dirinya sendiri. Media-media membeberkan permintaan Washington agar Grace 1 ditahan lebih lama, bahkan disita. Namun, dengan ditolaknya permintaan tersebut oleh Gibraltar, Washington kembali mendapat tamparan keras di wajahnya. (af/alalam)

Baca Juga:

Washington Ingin Sita Grace 1 Demi Kepentingan AS

Wakil Ansharullah Yaman Sandang Belati Saat Temui Pemimpin Iran, Apa Maknanya?

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*