Teheran,LiputanIslam.com-Dubes Iran untuk Inggris membantah rumor terkait komitmen Teheran usai pemerintah Gibraltar membebaskan kapal tanker Grace 1.

“Sama sekali tidak ada pembicaraan soal komitmen atau jaminan mana pun. Sejak awal, kami sudah menegaskan bahwa Suriah bukanlah tujuan kapal tanker ini,”kata Hamid Baeidinejad.

“Bahkan andai kata tanker ini akan menuju Suriah, Iran tidak melakukan pelanggaran hukum internasional mana pun. Sebaliknya, justru tindakan Inggris yang menahan tanker pembawa minyak Iran adalah pelanggaran terhadap hukum internasional,”imbuhnya.

Baca: Washington Ingin Sita Grace 1 Demi Kepentingan AS

Sebelum ini, sejumlah media mengklaim, Iran memberikan janji tertulis bahwa muatan minyak di Grace 1 tidak akan dibawa ke Suriah.

Kapal tanker itu ditahan marinir Inggris pada 4 Juli lalu dan telah dibebaskan kemarin (15/8).

Sejak awal, Iran menyebut tindakan Inggris sebagai “pembajakan laut.” Teheran menegaskan agar kapal tanker itu dibebaskan sesegera mungkin.

Abbas Araghchi (deputi menlu Iran) sebelum pertemuan luar biasa komisi gabungan JCPOA menyebut penahanan Grace 1 sebagai pelanggaran terhadap kesepakatan nuklir.

“Negara-negara anggota JCPOA tidak boleh menghalang-halangi ekspor minyak Iran,”kata Aracghchi. (af/alalam)

Baca Juga:

Militer AS Sepakat Membeli Sistem Rudal Israel

Syekh Zakzaky Diperlakukan Bak Kriminalis oleh India

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*