Washington, LiputanIslam.com—Militer AS secara resmi menandatangani kontrak pembelian dua sistem pencegat rudal buatan Israel, Iron Dome.

Menurut laporan dari majalah militer Amerika, Defense News, pada Selasa (13/8) lalu, Kementerian Pertahanan AS akan membeli dua baterai sistem rudal Iron Dome yang untuk kemampuan pertahanan rudal jelajah sementara.

Laporan itu menyebut, kontrak tersebut telah ditandatangani dalam beberapa minggu terakhir. Saat ini, Israel dan AS tengah membicarakan perihal pengiriman produk.

“Sekarang setelah kontraknya ditetapkan, Angkatan Darat akan mendapatkan jadwal pengiriman [sistem rudal],” catat Defense News.

Kesepakatan pembelian Iron Dome dianggap bersejarah karena menandai kali pertama Israel menjual sistem senjata sendiri ke Washington.

“Sebuah pencapaian besar bagi Israel, ini adalah bentuk hubungan kami dengan AS yang semakin kuat,” kata Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu pada bulan Februari lalu.

Iron Dome dikembangkan bersama oleh perusahaan Amerika, Raytheon, dan perusahaan Israel, Rafael. Sistem ini diklaim mampu mendeteksi, menganalisis, dan mencegat berbagai serangan jarak pendek oleh roket, artileri, dan mortir.

Sistem ini pada awalnya dibuat untuk melawan roket-roket kecil dari Hamas dan kelompok-kelompok perlawanan Palestina lainnya yang ditembak ke wilayah-wilayah pendudukan Israel sebagai pembalasan atas kejahatan rezim terhadap Palestina. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*