Washington,LiputanIslam.com-Dilansir Sky News, AS mengancam tidak akan memberikan visa kepada awak kapal tanker Grace 1 yang baru saja dibebaskan pemerintah Gibraltar kemarin (Kamis 15/8).

Morgan Ortagus (juru bicara kementerian luar negeri AS) mengklaim, kapal tanker Grace 1 telah membantu Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC). IRGC sendiri dianggap Washington sebagai salah satu organisasi teroris.

Baca: Grace 1 Dibebaskan, Iran: Kami Tidak Menjanjikan Apa Pun

“Artinya, para awak kapal ini mungkin tidak layak untuk menerima visa AS. Sebab itu, mereka tidak akan diizinkan memasuki AS lantaran terkait masalah terorisme,”ujar Ortagus.

Dia menambahkan, masyarakat pelayaran harus tahu bahwa pemerintah AS berniat menghapus visa para awak kapal semacam ini.

“AS akan terus menggunakan semua sarana untuk mengembargo Iran dan tim pengacaranya, agar mereka tidak bisa memperoleh sumber-sumber dana yang digunakan untuk kejahatan dan aksi perusak mereka di Suriah dan tempat-tempat lain,”tandas Ortagus.

Ancaman sanksi ini dilontarkan AS menyusul ditolaknya permintaan Washington agar kapal tanker Grace 1 itu tetap ditahan dan disita. Dibebaskannya Grace 1 dan ditolaknya permintaan Washington disebut pengamat sebagai kemenangan Negeri Mullah dan kekalahan lain Paman Sam. (af/yjc)

Baca Juga:

Grace 1 Dibebaskan, Wajah AS Ditampar (Lagi)

Washington Ingin Sita Grace 1 Demi Kepentingan AS

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*