London,LiputanIslam.com-Dubes AS untuk Inggris menyatakan, Boris Johnson (perdana menteri baru Inggris) dan Donald Trump (presiden AS) memiliki banyak kesamaan. Woody Johnson berpendapat, kedua orang tersebut bisa akur satu sama lain.

Baca: Menlu AS Mengaku Siap Berkunjung ke Iran

“Saya pikir, mereka berdua punya banyak kemiripan dalam memimpin. Masing-masing memang memiliki gaya tersendiri, tapi tetap punya kesamaan. Mereka memiliki pandangan jelas soal apa yang ingin mereka lakukan,”kata Johnson dalam wawancara radio, seperti dilansir The Independent.

Menurutnya, kritik PM Inggris terhadap statemen Trump soal 4 legislator wanita nonkulit putih AS tak akan memengaruhi hubungan keduanya.

Sebelum ini, dalam kampanye untuk merebut posisi perdana menteri, Boris mendeskripsikan statemen Trump sebagai “hal yang tak bisa diterima di sebuah negara modern dan multibudaya.”

“Inggris adalah sekutu terpenting kami (AS) dalam bidang kesejahteraan dan keamanan. Anda semua (orang Inggris) sangat penting dan dia (Trump) tahu hal ini. Trump menegaskan bahwa Inggris diprioritaskan untuk menjalin kesepakatan perdagangan bebas,”imbuh Johnson.

Dia juga berupaya membela pernyataan Trump atas Kim Darroch, dubes Inggris untuk AS yang terpaksa mengundurkan diri. Johnson berkelit saat ditanya apakah dia ikut prihatin atas pengunduran diri Darroch.

Johnson menyatakan, AS ingin dilibatkan dalam semua perundingan terkait kapal tanker Inggris yang ditahan Iran. Menurutnya, masalah ini sangat penting bagi London dan Washington. (af/alalam/fars)

Baca Juga:

Kapal Tanker Inggris Ternyata Digelandang di Depan Armada Perang AS dan Inggris

Iran Tantang PBB Buktikan Penangkapan Tanker Inggris itu Salah

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*