Sanaa,LiputanIslam.com-Juru bicara Kementerian Kesehatan Yaman pada hari Rabu (7/8) merilis laporan tentang kerugian jiwa akibat blokade bandara internasional Sanaa.

Dikutip dari situs berita Ansharullah, laporan itu menyebutkan bahwa lebih dari 42 ribu pasien Yaman telah meninggal dunia akibat diblokadenya bandara Sanaa selama tiga tahun terakhir oleh agresor Saudi.

Baca: Pemimpin Ansarullah Yaman Minta UEA Serius Tarik Pasukan dari Yaman

Yusuf al-Hadhiri menegaskan, saat ini lebih dari 350 ribu pasien (penderita kanker, sakit ginjal, jantung, dsb) butuh pergi ke luar negeri untuk berobat. Ini belum termasuk sejumlah anak-anak, wanita, dan pria Yaman yang terluka akibat serangan udara koalisi Saudi selama 53 bulan terakhir.

Al-Hadhiri mengecam keras blokade bandara Sanaa dan menyebut Saudi beserta sekutunya sebagai pihak yang bertanggung jawab atas dampak blokade tersebut.

Dia juga menuntut agar PBB dan lembaga-lembaga internasional memecah kebisuan mereka terhadap tragedi kemanusiaan Yaman yang telah menewaskan ribuan warganya. Al-Hadhiri meminta agar PBB mengambil langkah serius untuk menghentikan blokade bandara Sanaa.

Akibat blokade bandara Sanaa, para pasien Yaman tidak bisa berobat ke luar negeri. Blokade juga menyulitkan masuknya bantuan-bantuan kemanusiaan berupa pangan dan obat-obatan ke negara tersebut. (af/fars)

Baca Juga:

Pasukan Yaman Gempur Basis Militer Saudi dengan Rudal Balistik

Pertama Kali, Ansarullah Yaman Tunjukkan Video Peluncuran Rudal “Borkan 3” ke Saudi

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*