LiputanIslam.com-Seiring kepopuleran sebuah aplikasi buatan Rusia bernama FaceApp, sejumlah pakar memperingatkan kemungkinan bahaya yang mengancam data para pengguna. Aplikasi ini disebut-sebut punya akses tak terbatas ke foto-foto pengguna tanpa seizinnya.

Baca: Zarif: Senjata Nuklir Tidak Menjamin Keamanan

Aplikasi ini mengambil foto seseorang, lalu menunjukkan fotonya saat ia berumur 50 tahun nanti. FaceApp diciptakan pada 2017 lalu dan menampakkan wajah pengguna lebih tua dengan filter pada wajahnya. Menurut para pakar, aplikasi ini secara terus menerus bisa mengakses galeri foto pengguna, sehingga tidak aman untuk digunakan.

Dari sisi lain, sejumlah pakar lain berpendapat, dengan adanya aplikasi buatan Rusia ini, media-media Barat menemukan peluang untuk mendeskripsikannya sebagai “aplikasi spionase.” Padahal, aplikasi-aplikasi buatan AS dan Barat, yang jelas terbukti punya akses ke data para pengguna, berusaha dikesankan sebagai “aplikasi yang aman.”

Saat ini, dengan kian populernya tagar #faceappchallenge di media-media sosial, FaceApp menjadi salah satu aplikasi yang paling banyak diunduh di sistem operasi berbasis iOS dan Android. (af/alalam/mehr)

Baca Juga:

Laporan AS Simpan Senjata Nuklir di Belgia Picu Kontroversi

Menlu Iran: Tak Ada Yang Aman di Kawasan Teluk Jika Terjadi Perang

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*