Washington,LiputanIslam.com-Seorang juru bicara CENTCOM pada hari Selasa (30/7) mengakui, pesawat-pesawat dan drone-drone AS menerima 6 peringatan dari stasiun pertahanan udara Iran sebelum dan sesudah penembakan nirawak RQ-6 Global Hawk.

Bill Urban mengatakan, CENTCOM menyimpulkan bahwa 12 jam sebelum dan setelah RQ-4 ditembak jatuh, stasiun pertahanan udara Iran mengajukan pertanyaan atau memberi peringatan sebanyak 6 kali ke pesawat dan nirawak AS.

Kendati demikian, Urban mengklaim bahwa Iran tidak memberi peringatan kepada RQ-4 sebelum menembaknya.

Baca: Militer Iran Klaim Radarnya Bisa Deteksi Pesawat Tercanggih AS

Di lain pihak, Brigjen Amir Ali Hajizadeh (komandan Dirgantara IRGC) menegaskan bahwa nirawak AS itu telah diberi peringatan sebanyak 4 kali.

“Sepuluh menit sebelum penembakan, yaitu 03.55 dini hari (waktu Iran), kami telah memberi 2 peringatan. Totalnya, kami telah memberikan 4 kali peringatan, yaitu dua kali pada pukul 02.05 dan dua lagi pukul 03.55. Namun semua peringatan itu tidak diindahkan,”kata Hajizadeh kepada para wartawan.

Pada 20 Juni lalu, Iran mengumumkan telah menembak jatuh nirawak mata-mata AS bertipe Global Hawk. Tindakan ini dilakukan setelah nirawak itu melanggar perbatasan Iran di kawasan dekat Kuh-e Mobarak, provinsi Hormuzgan.

Situs Military.com mengabarkan, pada hari RQ-4 ditembak jatuh, lebih dari 12 pesawat militer AS sedang terbang di sekitar perbatasan Iran.

Usai insiden itu, Donald Trump mengaku berniat menyerang 3 titik di wilayah Iran. Namun dia membatalkannya 10 menit sebelum serangan dilakukan.

Meski Trump mengaku serangan itu dibatalkan karena dia mengkhawatirkan jatuhnya korban jiwa, para analis meyakini, alasan sebenarnya adalah karena presiden AS mencemaskan respon Iran dan dampak dari serangan tersebut. (af/alalam/fars)

Baca Juga:

Trump Sebut Iran Tak Pernah Kalah dalam Perundingan

Video Detik-Detik Penembak Jatuhan Pesawat Nirawak RQ-4 Milik AS Oleh Iran

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*