Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Wawancara

Bashar al-Assad: Karena Dukungan Rakyat, Suriah Mampu Bertahan

Published 11/02/2015 8 Min Read
Share
8 Min Read
SHARE

BBC-AssadLiputanIslam.com — Setelah Foreign Affairs, kini BBC News pun mewawancarai Presiden Suriah Bashar al-Assad. Seperti diketahui, BBC adalah salah satu media Barat pro-pemberontak, yang telah berulang kali menyebarkan informasi palsu terkait krisis Suriah. Misalnya, saat menggunakan foto-foto mayat korban perang di Irak –dan disebut sebagai korban perang Suriah. Setelahnya, BBC juga melakukan manipulasi informasi terkait penggunaan bom barrel, dan video palsu saat terjadi serangan senjata kimia di Ghouta, Suriah.

Apa saja isi wawancara tesebut? Berikut ini ulasan lengkapnya, seperti dilansir oleh Syrian Arab News Agency;

Jeremy Bowen- BBC (JB): Tuan Presiden, Anda telah kehilangan  kendali atas daerah yang cukup luas di Suriah. Kelompok jihad yang menyebut dirinya Islamic State (IS/ISIS/ISIL) telah muncul. Mungkin sejumlah 200.000 jiwa telah melayang, jutaan orang kehilangan tempat tinggal mereka. Utusan PBB Staffan de Mistura menyebut hal ini sebagai krisis kemanusiaan yang paling serius pasca perang dunia kedua. Apakah Suriah telah menjadi negara gagal?

Presiden Bashar al-Assad (BA): Tidak. Asalkan pemerintah dan lembaga-lembaga negara tetap memenuhi kewajiban mereka terhadap rakyat Suriah, maka kita tidak bisa menyebut negara ini sebagai negara gagal.

Berbicara tentang kehilangan kontrol, ini adalah hal yang benar-benar berbeda. Ini seperti — ada invansi teroris dari luar negeri, dan pemerintah melakukan tugasnya—berperang membela negaranya.

JB: Bisakah kita kembali ke belakang, saat krisis ini meletus pada tahun 2011. Anda mengatakan ada kesalahan yang dilakukan dalam penanganan demonstrasi di awal. Apakah Anda sendiri melakukan kesalahan?

BA: Tidak, saya tidak pernah mengatakan bahwa kami membuat kesalahan dalam menangani demonstrasi. Saya selalu mengatakan bahwa siapapun bisa melakukan kesalahan….tapi ada perbedaan antara…[kalimat Assad dipotong BBC]

JB: Apakah Anda membuat kesalahan?

BA: Ada perbedaan antara berbicara, atau mengajukan pertanyaan, tentang kebijakan dan taktik perang. Ada perbedaan besar. Jika kita kembali kepada kebijakan, maka kami telah mengambil keputusan untuk melakukan dialog di tingkat nasional, dan saya pikir langkah itu sudah benar.

Sementara itu, jika Anda ingin bicara tentang kesalahan dalam praktek dan beberapa kesalahan yang dilakukan terhadap warga sipil yang terjadi dari waktu ke waktu – maka (sebagai sanksinya) beberapa orang telah dihukum atas kesalahan-kesalahan ini.

JB: Tapi apakah Anda tidak membuat kesalahan selama penanganan krisis?

BA: Saya katakan, setiap orang bisa membuat kesalahan setiap hari. Dan jika Anda menyangkalnya, artinya Anda menyangkal sifat manusia pada umumnya.

JB: Anda berbiacara tentang pengaruh terorisme. Seperti yang Anda sebutkan di awal – dan sebagai reporter saya telah mengunjungi orang-orang yang turut serta dalam demonstrasi di Damaskus, maupun daerah lainnya. Tidak ada yang mengatakan bahwa mereka menginginkan kekhalifahan Islam. Mereka menghendaki kebebasan, demokorasi, bukan negara ala IS. Apakah Anda merasa telah melakukan kesalahan?

BA: Anda, dan Barat menyebut periode itu sebagai ‘periode demokrasi damai’. Dan saya akan memberitahu Anda bahwa di beberapa minggu pertama, banyak polisi yang tewas ditembak mati. Menurut saya, mereka tidak ditembak mati atau dibunuh oleh para demonstran. Jadi, membicarakan ini (sebagai demokrasi damai-red) hanyalah sebuah fantasi.

Kita harus bicara tentang fakta-fakta. Dari awal, demonstrasi tidak berjalan damai. Memang, beberapa orang yang menghendaki demonstrasi damai. Mereka menginginkan demokrasi, itu benar, tetapi itu bukanlah keseluruhan kasus. Kedua, Anda berbicara tentang 140…jumlah tertinggi demonstrasi di seluruh Suriah dalam satu hari adalah 140.000. Mari kita sebut saja satu juta, katakanlah saya memakai angka minimal. Mereka berjumlah satu juta. Satu juta dibandingkan 24 juta warga Suriah, itu tidaklah ada apa-apanya.

JB: Sekarang, beralih pada tahun 2012. Saya berada di Duma, pinggiran Damaskus, seperti yang Anda tahu, telah dikontrol oleh kelompok-kelompok bersenjata. Dan saya berbicara dengan kelompok pemberontak yang mengatakan – bahwa ia membelot dari Tentara Suriah. Ia berkata,”Saya melarikan diri karena saya tidak bisa melihat rakyat dan keluarga saya, terbunuh oleh tangan kami.” Ini merujuk pada Angkatan Bersenjata Suriah. Apakah Anda menilai bahwa aktivitas Tentara Suriah telah menciptakan mimpi buruk – dan membawa Suriah dalam kondisi seperti hari ini?

BA: Jika Anda berbicara tentang konflik yang melibatkan militer, maka perang adalah hal yang buruk. Dan dalam perang apapun, pastinya ada korban rakyat sipil. Itulah sebabnya, setiap perang adalah buruk. Jadi, Anda tidak dapat berbicara tentang tentang perang jinak tanpa korban. Perang bisa saja terjadi, tetapi itu bukanlah kebijakan.

Ketika Anda berbicara tentang pemerintah, maka Anda mengacu kepada kebijakan. Keputusan apa yang kami buat dalam politik? Seperti yang saya katakan: kami memerangi terorisme, membela warga sipil, kami membela warga sipil dan menyelenggarakan dialog.

Dan jika yang kami membunuhi rakyat kami – seperti yang Anda katakan, maka, bagaimana bisa kami bertahan selama empat tahun. Lalu rakyat menentang kami, sebagaimana yang diduga oleh Barat dan negara-negara di kawasan regional. Faktanya, saya menghabiskan empat tahun tetap di posisi saya, dengan pemerintahan, dengan tentara, dengan lembaga. Itu semua tanpa dukungan publik? Tidak mungkin.

BA: Ketika Anda berbicara tentang terorisme, maksud saya, Anda tahu tuduhan yang ditimpakan – bahwa Anda memusatkan kekuatan Anda dalam beberapa tahun terakhir terhadap kelompok non-jihad, yaitu oposisi bersenjata. Dan bahwa Anda telah mencoba untuk melakukan rekayasa bersama kelompok seperti Al-Qaeda dan IS, dan memberangus satu kekuatan di tengah. Mungkin, itu sebuah taktik politik – apakah itu ide Anda?

BA: Obama telah menjawab pertanyaan Anda ketika ia mengatakan beberapa bulan lalu bahwa menunggu atau tergantung kepada kelompok yang mereka sebut sebagai oposisi moderat — adalah fantasi. Itu hanyalah mimpi.

Inilah faktanya. Jadi jika saya ingin … [kalimat Assad dipotong]

JB: Mereka masih mencoba untuk membangun kekuatan oposisi moderat ini, Bukankah demikian? Tapi kali ini untuk melawan IS.

BA: Tapi mereka bilang itu fantasi, itu  hanyalah khayalan, kami semua tahu itu fantasi. Bahkan di media Barat, mereka berbicara tentang ISIS, dan al-Nusra, dan jaringan Al-Qaeda, sebagai organisasi/ kelompok yang besar. Ini tidak terjadi secara tiba-tiba. Ini tidak logis, tidak realistis tiba-tiba kekuatan moderat bergeser menjadi ekstrimis. Mereka memiliki akar rumput yang sama.

JB: Saya telah bertemu dengan beberapa dari kelompok moderat dan mereka mengatakan kepada saya secara eksplisit, “Kami bukan ekstremis, kami bukan Al-Qaeda, kami bukan IS. Jika IS datang kesini, mereka membunuh kami.”

Saya bertemu dengan satu kelompok bulan lalu, di Damaskus, dan mereka berkata, “Kami menginginkan sebuah negara yang kurang lebih seperti Malaysia atau Turki.” Maksud saya, mereka bukan kelompok jihad – dan tidak berbahaya bukan?

BA: Jadi, mengapa mereka yang disebut kelompok oposisi akhirnya menguap. Itulah pertanyaannya sekarang, jika Anda memiliki jawabannya … [kalimat Assad dipotong BBC]

JB: Beberapa pihak mengatakan hal itu disebabkan karena Anda menyerang mereka. Anda telah membunuh mereka.

BA: Mengapa kami tidak boleh menyerang kelompok ektremis yang serupa dengan ISIS?

JB: Itu pertanyaan saya. Apakah Anda menyerang mereka dengan cara yang sama?

BA: Anda dapat mengatakan bahwa pemerintah dan Presiden Suriah menembaki kaki mereka sendiri. Kemudian kami meminta ISIS untuk menyerang pangkalan militer kami, membunuh tentara kami, menculik pendukung kami, dan membasmi kelompok moderat. Apakah itu realistis? Tidak akan ada yang meyakini hal seperti itu. (ba)

—-

Next…

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Berita Video

Wawancara dengan Media Iran, Jubir Taliban: Takfiri Bahaya Besar bagi Dunia Islam

By Muhammad
Timur Tengah

Pemimpin Hamas: Jasa Jenderal Soleimani Terlihat dalam Kemenangan Palestina

By Muhammad
Analisis

Pembubaran Paksa dan Pelarangan Peringatan Asyura adalah Pelanggaran Hukum dan HAM

By Farid
Analisis

Orang Syiah Sering Dipersekusi Saat Memperingati Asyura, Begini Tanggapan Habib Husein Alkaf

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account