Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Tabayun

Serangan Taliban Tewaskan Istri Dubes RI

Published 09/05/2015 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

LiputanIslam.com — Taliban adalah kelompok teroris yang diciptakan oleh intejelen Amerika Serikat diakhir tahun 70-an. Namun oleh sekelompok oknum tertentu, Taliban dianggap sebagai mujahidin, yaitu pejuang yang berjihad di jalan Allah. Jika kita melakukan penelusuran di Google dengan keyword ‘Mujahidin Taliban’ maka akan muncul banyak artikel yang bertebaran di internet.

Perhatikan gambar berikut:

Taliban disebut Mujahidin
Taliban disebut Mujahidin
Taliban disebut Mujahidin

Arrahmah, Shotussalam, Eramuslim, Muqqawamah, adalah contoh media-media corong yang masih konsisten mendukung Taliban. Kita tahu, bahwa media-media di atas sempat diblokir oleh pemerintah, namun tak lama berselang blokir tersebut dicabut.

Lantas, apakah yang dilakukan Taliban terhadap kita? Berikut ini laporan Kompas:

Heri Listyawati, istri Duta Besar RI untuk Pakistan Burhan Muhammad, menjadi salah satu korban tewas dalam kecelakaan helikopter yang terjadi di wilayah pegunungan di Gilgit, Baltistan, Pakistan, pada Jumat (8/5/2015) pukul 11.45 waktu setempat. Heri diketahui merupakan sahabat dekat Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi.

“Peristiwa ini memberikan duka yang sangat mendalam bagi Menteri Retno. Selain statusnya sebagai istri Dubes, Heri Listyawati merupakan sahabat dekat Retno sejak lama,” ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir di Gedung Kemenlu, Jakarta, Jumat (8/5/2015).

Retno mengatakan, Kemenlu RI saat ini tengah berfokus untuk dapat mengevakuasi dan memulangkan jenazah ke Indonesia. Selain itu, pihak Kemenlu juga akan berkoordinasi dengan KBRI di Islamabad, dan Kedubes Pakistan di Jakarta, untuk memastikan Dubes Burhan mendapatkan perawatan medis yang memadai.

Juru bicara Taliban di Pakistan mengatakan, kelompok militan itu mengaku bertanggung jawab atas jatuhnya helikopter di kawasan Gilgit, Baltistan, dekat wilayah perbatasan Pakistan, Rabu (8/5/2015). Kecelakaan itu menewaskan enam orang.

Taliban mengaku menjatuhkan helikopter itu dengan menembakkan misil dari darat ke udara. Saat menembakkan misil, Taliban menargetkan untuk membunuh Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif. Tapi PM Sharif menggunakan helikopter lain.

“Kelompok spesial Tehreek-e-Taliban telah menyiapkan rencana istimewa untuk menargetkan Nawaz Sharif dalam kunjungannya. Tapi dia selamat karena menggunakan helikopter lain,” kata juru bicara Talilban, Muhammad Khorasani.

Meski begitu, klaim Taliban ini dianggap tidak kuat. Sebab, Gilgit selama ini dikenal bukan sebagai wilayah yang dikuasai Taliban atau kelompok militan yang menjadi musuh bagi pemerintah Pakistan.

Ada pun korban tewas dalam peristiwa ini adalah Dubes Norwegia Leif Larsen, Dubes Filipina Domingo Lucenario, istri dubes Indonesia Heri Listyawati, istri dubes Malaysia Habibah Mahmud, dan dua pilot.

Klaim salah sasaran sebagaimana yang diungkapkan juru bicara Taliban di atas bisa saja memang benar adanya. Tetapi, alangkah berbahayanya dampak dari ‘salah sasaran’ ini. Taliban memang menargetkan seseorang untuk dibidik, namun pada kenyataannya pihak tak bersalah yang menjadi korban. Tidak menutup kemungkinan bahwa ‘salah sasaran’ ini juga terjadi di tempat lain, atau menyasar rakyat sipil.

Taliban, yang jelas-jelas berusaha membunuh Kepala Pemerintahan setempat, tak diragukan lagi merupakan kelompok teroris yang mengacaukan negara. Apakah tidak aneh, jika milisi seperti ini disebut sebagai pejuang Allah?

Dengan memahami bagaimana pilihan predikat yang digunakan oleh Arrahmah dkk dalam menyebut kelompok-kelompok ini, maka mudah bagi kita untuk mendeteksi visi misi media-media tersebut, yang sedari awal memang merupakan corong teroris. (ba)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Tabayun

PBB: Terjadi Eksekusi-Eksekusi Cepat Bermotif Sektarian di Suriah

By Muhammad
Tabayun

Gencatan Senjata Diusulkan untuk  Gaza, Begini Beberapa Rinciannya

By Muhammad
Galeri

Falasi Zionis (6): Ada Teroris Membela Palestina

By Farid
Galeri

Falasi Zionis (5): Melawan Israel Itu Irasional

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account