Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Tabayun

Seperti Ini, Harapan Masyarakat Pada Kabinet Nanti

Published 02/08/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE
Foto: Detik
Foto: Detik

Jakarta, LiputanIslam.com – Sejak awal masa kampanye, Jokowi selalu menekankan akan membentuk kabinet profesional, dan untuk itu, Najib Azca, Sosiolog UGM  berpendapat bahwa kabinet Jokowi nantinya harus yang sejalan dengan konsep Revolusi Mental. Mengapa?

“Kabinet itu kan harus sesuai dengan visi dan misi yang dibangun. Nah, yang selama ini dibangun oleh Jokowi adalah mengenai Revolusi Mental. Karena kabinet itu merupakan struktur untuk menuju ke revolusi itu,” ujar Najib, seperti dilansir Detikcom, 3 Agustus 2014.

Sebelum menjurus ke penentuan kabinet, Najib menyarankan agar konsep Revolusi Mental lebih dijabarkan lagi ke publik. Sehingga nantinya publik mengerti arah tujuan pemerintahan mendatang.

“Untuk saat ini saya melihat Revolusi Mental ini masih umum. Belum begitu tajam sehingga mudah dikait-kaitkan dengan berbagai hal. Untuk itu Jokowi-JK bersama timnya harus merumuskan lebih detail lagi mengenai Revolusi Mental. Misalkan dalam turunannya ke bidang pendidikan, kepemudaan, ekonomi, dan lain sebagainya,” paparnya.

Meski demikian, Jokowi-JK juga masih harus menunggu proses gugatan tim Prabowo-Hatta di MK. Selain itu pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pun masih berjalan hingga Oktober mendatang.

“Mungkin sembari menunggu proses itu bisa sambil merumuskan Revolusi Mental. Sehingga nanti begitu proses di MK selesai bisa langsung menentukan susunan kabinet yang sesuai,” imbuh Najib.

Sementara itu, pengamat  politik UGM, Arie Sudjito menyatakan, agar Jokowi-JK benar-benar melihat harapan masyarakat dalam menentukan kabinet, tak asal pilih karena menampung kepentingan golongan tertentu. “Sebaiknya Jokowi fokus memikirkan orientasi, struktrur, serta indikator untuk kabinet. Jangan buru-buru bicara orang. Sebab kalo buru-buru mikir orang bisa salah langkah,” jelasnya.

Menurut Arie, sebaiknya tidak langsung bicara orang apalagi dengan gaya idol (berdasarkan polling masyarakat-red). “Jika sekarang langsung bicara orang apalagi dengan gaya idol, dengan mendukung di internet sebagai survei malah jadi lucu. Karena model idol itu hanya bikin ge er,” imbuhnya.

Menurut Arie, jika bicara indikator lalu orang akan menelisik berdasar rekam jejak. Bagaimanapun juga harapan masyarakat sangat besar pada Jokowi untuk menjadi kekuatan pendobrak dan pembaharu. Fokuslah menata lembaga kepresidenan masa transisi ini.

“Dan tentu Jokowi tak perlu terganggu oleh nama-nama orang. Mari kita debat dan diskusikan kriteria yang tepat untuk kabinet itu. Kita butuh kabinet yang ramping. Kabinet yang efektif kerja dan kegitimasi kuat. Butuh menteri yang bersih dari korupsi, kompeten, dan memiliki keberanian. Punya kemampuan kerjasama sebagai tim, kabinet bukan hanya menikirkan sektoral. Serta menteri yang loyal pada platform pemerintahan demokratis dan merakyat. Itu perlu dibahas dulu di publik,” tutupnya. (ba)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Tabayun

PBB: Terjadi Eksekusi-Eksekusi Cepat Bermotif Sektarian di Suriah

By Muhammad
Tabayun

Gencatan Senjata Diusulkan untuk  Gaza, Begini Beberapa Rinciannya

By Muhammad
Galeri

Falasi Zionis (6): Ada Teroris Membela Palestina

By Farid
Galeri

Falasi Zionis (5): Melawan Israel Itu Irasional

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account