Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Tabayun

“Satria Gelap” di Balik Perundingan Nuklir Iran

Published 21/11/2014 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

Iran_nuklir_soleimaniLiputanIslam.com – Situs berita analisis Timur Tengah al-Monitor Jumat (21/11) menilai jenderal tersohor Iran Qasem Soleimani, komandan Pasukan al-Quds Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), sangat berperan di balik menguatnya posisi Iran dalam perundingan nuklir dengan negara-negara Barat.

Dalam artikel berjudul “Apakah Satria Gelap Iran Menguatkan Negara ini Dalam Perundingan Nuklir?”, al-Monitor yang berbasis di Washington ini menyebutkan bahwa menguatnya posisi Iran itu tidak lepas dari peran jenderal yang memiliki banyak julukan tersebut, termasuk “Manusia Bayang-Bayang”, “Satria Gelap”, dan “Martir Hidup” dalam penumpasan teroris di Irak dan Suriah.

Mengutip laporan Associated Press, al-Monitor menyebutkan bahwa Soleimani tidak mengenakan jaket antipeluru di medan perang dan bahwa ia telah memulihkan kedaulatan Irak atas beberapa kota besar.

Nazem Dabbagh, perwakilan parlemen dari wilayah Kurdistan Iran, mengatakan kepada sebuah majalah Iran bahwa Soleimani tidak tinggal di balik dinding istana atau hotel mewah. Dia tidak hanya duduk dan memberikan perintah; melainkan selalu hadir di medan perang.

Selanjutnya, mengutip laporan BBC, al-Monitor menyatakan bahwa Iran dan Amerika Serikat (AS) terlibat dua operasi militer yang berbeda di Irak; Iran bertempur di darat, sedangkan AS di udara. Kemunculan Soleimani di sisi pasukan Badr dan Peshmerha di Irak membuktikan bahwa kehadiran Iran di Irak lebih dari sebatas memberikan pengarahan dan perencanaan strategi seperti yang dikatakan para petinggi militer Iran.

Di Iran sendiri, menurut al-Monitor, nama Soleimani terhormat di mata semua kalangan. Dia terjauh dari kontroversi politik dan dipandang sebagai “komandan pragmatis”.iran qasem soleimani4

Terkait perundingan nuklir Iran dengan kelompok 5+1 (negara-negara anggota tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa plus Jerman) di Wina, al-Monitor menyebutkan bahwa peranan Soleimani di kawasan dari banyak aspek telah menguntungkan para diplomat Iran, termasuk Menteri Luar Negeri Mohammad Javad Zarif, dalam perundingan nuklir.

“Kontras dengan beberapa petinggi militer Iran lainnya, Soleimani tak pernah berbicara –pro ataupun kontra- perundingan nuklir antara Iran dan Kelompok 5+1. Namun demikian, aktivitasnya di Timur Tengah dan peranannya dalam penumpasan kelompok Negara Islam (IS/ISIS) telah membuatnya berubah menjadi kekuatan pendukung yang tak terlihat bagi Zarif dalam negosiasi,” tulis al-Monitor.

Mantan diplomat Iran mengatakan kepada al-Monitor bahwa peran Soleimani dalam perang Suriah dan penumpasan ISIS di Irak telah membuat banyak negara menyadari kemampuan Iran menekan dan mengalahkan ISIS.

“Secara faktual, kemenangan Irak melawan ISIS yang terjadi berkat pengarahan Jenderal Soleimani telah membayangi negosiasi nuklir,” kata narasumber Iran yang tak disebutkan jatidirinya itu.

Mantan diplomat Iran itu menambahkan bahwa peran Soleimani di medan perang telah membuat AS terpaksa mengakui bahwa satu-satunya jalan penumpasan ISIS ialah bekerjasama dengan Iran dan Pasukan al-Quds, dan ini pula yang menyebabkan Presiden AS Barack Obama bersikap lunak terhadap Iran dan bahkan berulang kali melayangkan surat kepada Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Grand Ayatullah Ali Khamenei. Surat itu sendiri tidak ditanggapi oleh Ayatullah Khamenei. (Baca juga: Presiden Obama Kirim Surat Rahasia ke Iran?, Jerussalem Post: Obama Ngotot Ingin Jalin Kesepakatan Dengan Iran, dan Israel Enggan Telusuri Berita Surat Rahasia Obama Kepada Pemimpin Iran )

Di bagian akhir al-Monitor menuliskan bahwa Jenderal Soleimani sekarang menjadi figur kharismatik, nasionalis tersohor, sosok patriot dan dipandang oleh banyak pemuda Iran sebagai tokoh yang benar-benar memikirkan kepentingan negaranya.

“Bisa jadi inilah sebab mengapa dia dipandang sebagai kekuatan pendukung negosiasi nuklir yang saat ini sedang berlangsung di Wina. Pendukung tak terlihat tim nuklir Zarif ini telah memajukan strategi negara Republik Islam di kawasan dan membasmi ekstrimis di Timur Tengah, hal yang dapat dianggap bermanfaat bagi bagi masyarakat internasional,” pungkas al-Monitor. (mm)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Tabayun

PBB: Terjadi Eksekusi-Eksekusi Cepat Bermotif Sektarian di Suriah

By Muhammad
Tabayun

Gencatan Senjata Diusulkan untuk  Gaza, Begini Beberapa Rinciannya

By Muhammad
Galeri

Falasi Zionis (6): Ada Teroris Membela Palestina

By Farid
Galeri

Falasi Zionis (5): Melawan Israel Itu Irasional

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account