Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Tabayun

Pro-Kontra Seputar Ide Politik Anggaran Jokowi- JK

Published 12/06/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE
foto: bisnis.com
foto: bisnis.com

Jakarta, LiputanIslam.com – Wacana Jokowi untuk menerapkan politik anggaran daerah, diprediksi akan mengacaukan Indonesia. Mengapa demikian?

“Kalau itu terjadi, akan tegang dan  masyarakat akan demo. Indonesia akan semakin kacau. Kalau anggaran daerah dipotong-potong , apalagi tidak disetujui, sudah jelas kesatuan NKRI makin terancam,” ujar Koordinator Investigasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra), Ucok Sky Khadafi (12/6/2014).

Saat debat capres-cawapres lalu, Jokowi mengungkapkan strategi politik anggaran agar pemerintah daerah patuh pada pemerintah pusat.

“Bisa membuat daerah mengikuti pusat dengan politik anggaran. Dengan politik anggaran bisa kendalikan daerah. Ada reward and punishment. Bisa DAK (dana alokasi khusus) dipotong atau dikurangi, ini bisa membuat daerah ketakutan,” kata Jokowi.

Ucok menilai daerah tidak akan begitu saja mengikuti pusat.Tetapi Ucok yakin Jokowi tidak akan benar-benar menerapkan politik anggaran tersebut. Sebab, sebelum itu dilakukan, dia harus berhadapan dengan birokasi dan undang-undang. “Ada menteri keuangan, harus melihat undang-undang,” katanya.

Jangankan tidak menyetujui atau memotong anggaran, kata Ucok, saat pengucuran anggaran telat saja sudah memicu kemarahan. “Kalau uang itu tidak dikucurkan ke daerah, itu masalah besar,” tegas Ucok.

Pengamat politik Universitas Jaya Baya, Igor Dirgantara juga mengkritik ide Jokowi tentang politik anggaran yang terkomando di pusat.Menurutnya ide itu bertolak belakang dengan semangat reformasi yang memberi keleluasaan kepada daerah membangun manajemen keuangan.

“Politik anggaran yang disebut Jokowi saat debat mengkhianati semangat reformasi,” kata Igor saat dihubungi wartawan, Selasa (10/6).

Igor mengatakan politik anggaran yang terkomando dari pusat bisa menghambat pembangunan daerah. Sekarang sudah bukan zamannya lagi kepala daerah mengikuti sistem komando keuangan terpusat.

Namun komentar berbeda datang dari Direktur LEPM UI, M. Ikhsan. Menurutnya, strategi politik anggaran ini sangat jitu.

“Saya setuju dengan strategi itu. Memang harus ada reward and punishment,” kata Ikhsan dalam sebuah diskusi di Jakarta, Selasa 10 Juni 2014.

Kebijakan reward and punishment sebenarnya sudah dilakukan jaman Menteri Keuangan Sri Mulyani. Namun, kebijakan itu lebih pada laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD).

Ada tiga macam kriteria dalam sistem tersebut, yaitu daerah telah melaksanakan fungsi pelayanan masyarakat dengan baik, daerah menetapkan APBD dengan tepat waktu, dan LKPD mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari BPK.

Ikhsan mengungkapkan bahwa kebijakan reward and punishment ini perlu diperluas, seperti usulan Jokowi. Tak hanya untuk LKDP, namun juga untuk kebijakan-kebijakan pusat lainnya. Dengan demikian pemerintah pusat bisa mensinkronkan kebijakannya dengan pemerintah daerah. Strategi Jokowi ini dianggap tokcer untuk meredam kebijakan daerah yang serampangan. (fa/Tribunnews/Republika)

 

 

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Tabayun

PBB: Terjadi Eksekusi-Eksekusi Cepat Bermotif Sektarian di Suriah

By Muhammad
Tabayun

Gencatan Senjata Diusulkan untuk  Gaza, Begini Beberapa Rinciannya

By Muhammad
Galeri

Falasi Zionis (6): Ada Teroris Membela Palestina

By Farid
Galeri

Falasi Zionis (5): Melawan Israel Itu Irasional

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account