Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Tabayun

Pejuang Khilafah yang Menolak Khilafah

Published 04/07/2014 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

In Pictures: ISIL militants show Iraq’s Mosul under their controlLiputanIslam.com — Akhirnya, kelompok militan radikal Daulah Islam Irak dan Suriah resmi mendeklarasikan khilafah dan meminta kepada kaum muslimin untuk membaiat Abu Bakar al-Baghdady sebagai Amir. Seharusnya keberhasilan ini disambut dengan sukacita oleh kelompok-kelompok pengusung khilafah, namun kenyataannya ternyata tidak demikian. Pihak-pihak yang begitu  gencar menyuarakan tegaknya khilafah yang mengayomi umat Muslim – hingga menyerukan jihad ke Suriah [karena dianggap khilafah akan dimulai dari Suriah] – toh kini mereka menolak mentah-mentah.

Voa-Islam, akhirnya “curhat”. Dalam artikel yang berjudul “Reaksi Ulama Dunia Sikapi Pro-Kontra Deklarasi Khilafah ISIS” yang  dimuat pada tanggal 3 Juli 2014, ia menuliskan satu persatu ulama yang menolak berbaiat kepada Daulah Islam, yaitu:

  1. Lembaga Ulama Al Muslimin (Badan Ulama Islam) yang merupakan himpunan ulama Sunni Iraq menyeru kepada pihak yang mengumumkan apa yang mereka sebut sebagai khilafah Islamiyah di Iraq dan Syam untuk meralat kembali pengumuman tersebut dan membantu revolusi, dalam rangka mengutamakan maslahat umat dan negara. Selain itu sebagaimana pengumuman khilafah terjadi sepihak tanpa ada musyawarah dengan penduduk Irak dan Suriah, tidak ada akad pula dengan ahlul halli wa al aqdi (wakil dari umat) sedangkan mereka adalah dasar bagi bai’at.
  1. Dewan Syariah faksi perlawanan Suriah mengungkapkan bahwa deklarasi itu ‘tidak sah baik menurut syariat maupun akal. Pernyataan itu sendiri ditandatangani Dewan Syariah faksi-faksi besar oposisi Suriah, seperti Dewan Syariah Jabhah Islamiyah, Majlis Syura Mujahidin di daerah Timur, Dewan Syariah Pusat di daerah Timur, Dewan Syariah Jaisy Al-Mujahidin, Dewan Umum Ulama Islam di Suriah, Dewan Syariah di Idlib, Dewan Syariah Aleppo dan Dewan Syariah di Pesisir.“Klaim ISIS tentang batalnya kelompok-kelompok dan organisasi-organisasi Islam lainnya karena sudah di deklarasikannya Khilafah merupakan klaim yang tidak sah dan sangat tidak benar,” tegas pernyataan tersebut.
  1. Hizbut Tahrir, salah satu organisasi Islam yang paling menonjol menyerukan khilafah Islamiyah yang melihat khilafah sebagai solusi untuk semua masalah umat Islam – ternyata juga menolak khilafah Islam yang dideklarasikan ISIS. Dr. Mush’ab Abu Arqub, anggota Divisi Media Hizbut Tahrir Palestina, melihat ISIS perlu menunda sebentar pengumuman tersebut karena melihat gambaran tentang Daulah Khilafah yang di deklarasikan oleh ISIS belumlah jelas. Mestinya, saat khilafah diumumkan, ada yang namanya akad baiat, yang berarti sebuah pemerintahan yang berhukum dengan Kitab Allah dan Sunnah Rasulullah.

Hal ini adalah peristiwa ganjil. Mereka berbusa-busa membawa jargon khilafah, bahkan demi khilafah mereka menyerukan jihad dan menumpahkan darah kaum muslimin. Sampai hari ini, tidak kurang dari 160.000 jiwa melayang di Suriah, demi memperjuangkan tegaknya khilafah. Lantas, ketika khilafah sudah berdiri, mengapa mereka mengingkari?

Pengamat Timur Tengah, Dina Y. Sulaeman, sejak 17 Desember 2012 sudah menulis prediksi di blognya, tentang kemungkinan terjadinya perpecahan di kubu pemberontak Suriah, sebagai berikut:

“Seandainya Assad terguling dan kelompok jihad meraih kekuasaan,  di antara mereka pun akan muncul peperangan karena perbedaan manhaj; di antara mereka sejak awal sudah ada perbedaan visi, model pemerintahan Islam seperti apa yakan dibentuk? Sejak sekarang pun di antara mereka sudah saling kecam.”

ISIS, yang mengontrol daerah di Suriah (Raqqah) dan di daerah di Irak, telah terlibat pertikaian hingga saling bantai di Suriah melawan Front al-Nusra. Psda awalnya, kedua kelompok tersebut berasal dari rahim Al-Qaeda di bawah pimpinan  Ayman al-Zawahiri  (pengganti Osama bin Laden), namun kini mereka berpecah. ISIS menghendaki didirikannya khilafah di Irak dan Suriah, sementara Front Al-Nusra hanya menginginkan Suriah.

Masalahnya adalah, mungkinkah menegakkan khilafah jika pejuang khilafah itu sendiri tidak akur dan saling bantai satu sama lain? (ba)

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Tabayun

PBB: Terjadi Eksekusi-Eksekusi Cepat Bermotif Sektarian di Suriah

By Muhammad
Tabayun

Gencatan Senjata Diusulkan untuk  Gaza, Begini Beberapa Rinciannya

By Muhammad
Galeri

Falasi Zionis (6): Ada Teroris Membela Palestina

By Farid
Galeri

Falasi Zionis (5): Melawan Israel Itu Irasional

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account