Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Tabayun

Mahfud MD: Bung Karnopun Akan Kena Jika Isu HAM Terus Diungkit

Published 20/06/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

mahfud-md_2Bengkulu, LiputanIslam.com – Berbagai cara terus dilakukan oleh kubu capres dan cawapres Prabowo-Hatta untuk mempertahankan citra Prabowo di tengah isu pelanggaran HAM. Ketua tim pemenangan pasangan nomor urut 1 ini, Mahfud MD, mengatakan bahwa Soekarno dan Soehartopun ketika memerintah juga terlibat kasus pelanggaran HAM. Di saat yang sama, Marwah Daud Ibrahim, anggota tim sukses Prabowo-Hatta mengatakan bahwa sesuai rekomendasi DKP Prabowo tidak dipecat, melainkan diberhentikan dengan hormat.

“Jika mau buka-bukaan soal pelanggaran HAM, maka akan banyak yang kena. Bahkan termasuk Bung Karno, Soeharto, dan seterusnya harus bertanggung jawab,” kata Mahfud di Bengkulu, Jumat (20/6), seperti dikutip Kompas.

Dia menjelaskan bahwa pada tahun 1965 sebelum terjadi peristiwa G-30 S PKI dan Soekarno masih menjabat sebagai presiden telah terjadi pelanggaran HAM di mana banyak umat Islam dan para jendral yang dibantai. Sedangkan di masa kepresidenan Soeharto dia bertanggung jawab atas pelanggaran HAM berupa pembantaian terhadap ratusan ribu orang yang dituding PKI.

Namun, lanjut Mahfud, semua peristiwa itu maupun tudingan pelanggaran HAM terhadap calon presiden Prabowo Subianto harus dilihat dari situasi politik yang terjadi saat itu.

“Jika dilihat dari mozaik,” kata Maffud, “Prabowo itu adalah bagian terkecil, bukan hendak mengecilkan karena saat itu dilatarbelakangi situasi politik.”

Karena itu, kata Mahfud, bangsa Indonesia harus melakukan rekonsiliasi nasional untuk menyelesaikan berbagai persoalan HAM. Sebab, jika semua itu dituntaskan maka akan banyak yang terkena.

Sementara itu, Marwah Daud Ibrahim mengklarifikasi soal rekomendasi pemecatan Dewan Kehormatan Perwira (DKP) terhadap Prabowo Subianto dari jabatan Pangkostrad pada tahun 1998. Marwah mengatakan bahwa sesuai rekomendasi DKP Prabowo tidak dipecat, melainkan diberhentikan dengan hormat.

“Pada dasarnya Pak Prabowo tidak dipecat. Di sini ada sejumlah bukti Keppres yang menyatakan bahwa terhitung mulai bulan November 1998 memberhentikan dengan hormat dari dinas keprajuritan ABRI dengan hak pensiun pasti kepada Letjen Prabowo Subianto,” kata Marwah Daud Ibrahim dalam jumpa pers di Rumah Polonia, Jakarta Timur, Jumat (20/6/2014) sebagaimana diberitakan Detikcom.

Marwah menjelaskan bahwa Keppres bertanggal 20 November 1998 dan ditandatangani oleh Presiden Repubik Indonesia BJ Habibie itu juga berisi ucapan terimakasih dari pemerintah untuk jasa-jasa Prabowo selaku prajurit ABRI.

Mengenai isu penculikan aktivis, Marwah membeberkan dokumen yang membuktikan Prabowo tidak terlibat penculikan. Marwah mengatakan, “Yang kedua ada surat resmi dikirimkan Bapak Muladi sebagai Mensesneg kepada Komnas HAM tentang dugaan keterlibatan Mayjen TNI Prabowo Subianto dan dijawab. Surat Komnas HAM menyatakan ternyata tidak terdapat cukup bukti yang memperkuat dugaan tersebut.” (mm)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Tabayun

PBB: Terjadi Eksekusi-Eksekusi Cepat Bermotif Sektarian di Suriah

By Muhammad
Tabayun

Gencatan Senjata Diusulkan untuk  Gaza, Begini Beberapa Rinciannya

By Muhammad
Galeri

Falasi Zionis (6): Ada Teroris Membela Palestina

By Farid
Galeri

Falasi Zionis (5): Melawan Israel Itu Irasional

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account